Akhir Mei, Pengurus Projo Nawacita Papua Akan Dilantik

Dari kiri ke kanan: Ketua Panitia Pelantikan Pronata, Fachrul Rozi, Formatur Tunggal Pronata Papua, Martinus Werimon, Sekretaris Panitia Pelantikan, Muhammad Fajry Noch, Bendahara Panitia, Awaluddin Harun Bonto. (Dok. Istimewa).

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Pengurus Projo Nawacita (Pronata) Provinsi Papua akan dilantik di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Jayapura, 30 Mei 2018.

Formatur Tunggal Penyusun Komposisi Kepengurusan Pronata Provinsi Papua, Martinus Werimon mengakui jika DPP Projo Nawacita telah menunjuknya sebagai formatur tunggal untuk menyusun kepengurusan Pronata Provinsi Papua melalui SK yang diterimanya.

Untuk itu, kata Martinus Werimon, pihaknya telah bertemu dengan Penjabat Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo untuk menyampaikan amanah itu.

“Beliau menyambut baik. Pelantikan akan dihadiri sedikitnya sembilan orang pengurus DPP Pronata, diantaranya Antasari Ashar yang merupakan penasehat DPP Projo Nawacita dan beberapa pimpinan dari pusat,” kata Werimon dalam konferensi persnya, Minggu (13/5).

Menurutnya, pelantikan Pronata Papua tidak hanya untuk Provinsi Papua dan 29 kabupaten/kota. Sedikitnya, 300 orang yang akan dilantik. Sebanyak 100 pengurus provinsi, selebihnya dari kabupaten/kota.

Namun, kata Martinus Werimon, karena pelantikan terbuka untuk umum, dan panitia mengundang para tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat, sehingga diperkirakan acara akan dihadiri sedikitnya lima ribu orang.

“Awalnya kami menjadwalkan pelantikan di GOR, tapi penjabat gubernur meminta agar dilaksanakan di Sasana Krida saja. Acara dimulai sejak pagi, hingga buka puasa bersama. Pada malamnya dilaksanakan pesta rakyat setelah salat Tarwih,” ujarnya.

Dikatakan, hadirnya Pronata di Papua tidak hanya untuk mengawal kebijakan Presiden Jokowi, juga untuk mensukseskan pemilihan presiden tahun 2019 mendatang.

“Kalau Presiden Jokowi berprestasi, kenapa tidak diperjuangkan untuk dua periode. Namun kerja teknis Pronata, akan kami sampaikan setelah rapat kerja (raker), dengan didampingi DPP terkait langkah yang akan dilakukan, karena ini mengenai kerja organisasi, termasuk agenda pemenangan Jokowi di Papua ke depan,” imbuhnya.

Ketua Panitia Pelantikan, Fachrul Rozi menambahhkan setelah pelantikan akan dilanjutkan dengan raker. Pihaknya juga akan menggelar bazar dengan diisi para pelaku usaha, kecil menengah (UKM) usai pelantikan.

“Kami akan mempersiapkan beberapa tenda untuk pelaku UKM, gratis. Jika ada pelaku UKM yang berminat, dapat langsung menghubugi Sekretaris Panitia Pelantikan, Muhammad Fajry Noch,” imbuhnya. (bat).

Tinggalkan Balasan