Cek Kapal Tambang, Komisi IV DPR Papua Segera Turun ke Nabire

Thomas Sondegau

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Komisi IV DPR Papua bakal segera turun melakukan pengecekan terhadap kapal tambang yang dibuat oleh PT Cinjuan di Siriwo, Nabire, Papua.

Apalagi, hadirnya kapal yang akan digunakan untuk pertambangan emas di daerah itu, kini tengah menjadi sorotan masyarakat Nabire dan menjadi viral.

“Untuk temuan kapal tambang yang dibuat di tengah hutan di Kilo 100 di Nabire itu. Untuk itu, dalam waktu dekat Komisi IV DPR Papua akan turun ke lapangan untuk melihat itu,” kata Thomas Sondegau di Jayapura, 3 Juli 2019.

Sebab, kata Thomas Sondegau, ada indikasi bahwa pembuatan kapal pengeruk tambang emas itu, tidak ada izin dari Pempro Papua maupun pusat.

“Kita akan pastikan itu, apakah untuk mengeruk tambang emas di sungai atau hanya untuk membawa keluar?. Jadi, kami akan turun minggu de

pan ke Nabire,” tandasnya.

Bahkan, pihaknya akan melibatkan Pemprov Papua dalam hal ini Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Dinas Perhubungan termasuk bersama Pemkab Nabire untuk mengecek sama-sama ke lapangan.

Tidak hanya itu, pihaknya berharap aparat kepolisian juga turut serta dalam pengecekan terhadap kapal yang dibuat perusahaan tambang asing itu.

“Ya, perlu dicek izin-izinnya. Jadi, kami minta diback up oleh kepolisian,” imbuhnya. (bat)

Soal pihak kepolisian Nabire sudah mengecek kapal itu dan ternyata tidak ada ijin, Thomas Sondegau menambahkan, pihaknya juga memastikan itu. (bat)

 

Tinggalkan Balasan