DPR Papua Minta Ring Road dan Jembatan Holtekamp Diresmikan

Tampak dari laut Ring Road yang menghubungkan Skyland ke Hamadi.

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Untuk ketiga kalinya, Komisi IV DPR Papua meninjau pembangunan Jembatan Holtekamp dan Jalan Ring Road, Kota Jayapura, Jumat, 26 Juli 2019.

Komisi IV DPR Papua mendesak agar Jalan Ring Road dan Jembatan Holtekamp segera diresmikan oleh Pemerintah Provinsi Papua.

Sekretaris Komisi IV DPR Papua, Sinut Busup  mengatakan, jika DPR Papua akan turun kembali melakukan pengecekan pembangunan Ring Road pada Senin, 28 Juli 2019.

“Hari Senin, 28 Juli 2019, kami akan turun dengan Ketua DPR Papua bersama Dinas PU untuk mengecek apa bisa dibuka atau tidak?,” kata Sinut Busup didampingi Anggota Komisi IV DPR Papua, Benediktus Renyaan, Yotam Bilasi, Timotius Wakur dan Arnold Walilo usai meninjau Ring Road dan Jembatan Holtekamp dengan speed boat.

Diakui, pembangunan fisik Ring Road sudah selesai 100 persen. Namun, pihaknya mempertanyakan apakah Ring Road yang melintas di atas Teluk Youtefa itu, mampu dilewati oleh truk kontainer berat atau tidak.

“Tapi, kita lihat dari dasarnya, apakah truk kontainer berat bisa lewat jalan Ring Road atau tidak? Nah, ini kita akan pastikan harus truk kontainer besar tidak bisa lewat itu, apa penyebabnya,”tandasnya.

Sebab, kata Sinut Busup, pembangunan Ring Road Kota Jayapura itu, dibangun dengan menggunakan anggaran APBD murni Provinsi Papua yang hampir mendekati Rp 1 triliun dan dibangun selama hampir 11 tahun.

“Jadi, penyerapan anggarannya sudah selesai dan pembayaran hak ulayatnya sudah selesai dan jalan selesai. Kita akan turun lihat untuk tes rekayasa lalu lintas untuk melancarkan arus lintas di Kota Jayapura yang saat ini macet, akibat penutupan jalan Entrop – Polimak dan ketika ada kapal putih masuk,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mendesak Pemprov Papua agar segera meresmikan Ring Road Kota Jayapura agar segera difungsikan sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Provinsi Papua.

“Jadi, kita harap segera diresmikan agar jalan itu bisa difungsikan. Tapi sebelum ini, mengapa jalan selesai namun belum dilaporkan kepada Komisi IV DPR Papua sebagai monitoring dan pengawasan menyangkut pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengaku jika Ketua DPR Papua berencana untuk turun mengecek langsung pembangunan Ring Road yang menghubungkan Hamadi ke Skyland Jayapura itu.

“Pertanyaannya apa bisa dilewati truk kontainer besar, karena kita lihat dari bawah itu kekuatannya diragukan. Bisa bertahan lama atau tidak, belum ada kepastian,” katanya.

Apalagi, lanjut Sinut, jalan ke arah Jayapura dari Abepura terdapat dua arah jika Ring Road difungsikan, kemudian sampai di Hamadi keluar ke jalan raya hanya satu arah, sehingga perlu dipikirkan pelebaran jalan.

Selain itu, Sinut mempertanyakan jalan dari Kamp Wolker Buper ke tempat Stadion Papua Bangkit, itu sejauhmana pengerjaannya. Karena jika hujan kendaraan tidak bisa naik. Untuk itu, sebelum pelaksanaan PON, jalan ini harus selesai dengan pengaspalan langsung, karena saat ini terjadi kemacetan.

Komisi IV DPR Papua juga meminta Dinas PUPR Provinsi Papua segera memikirkan adanya kemacetan yang panjang di Kota Jayapura. Perlu perencanaan dan masterplan.

“Jadi, segera kita resmikan Ring Road, setelah itu jalan Hamadi jembatan Holtekamp yang dibangun APBD dan APBN yang sudah selesai pengaspalan, maka Pemprov Papua menyurati Kementerian PUPR untuk segera meresmikan. Ya, kami harap pak Presiden yang resmikan,” imbuhnya. (bat)

Leave a Response