Jadi Pintu Masuk Ganja, Fraksi Gerindra DPR Papua Minta Pemkab Keerom Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Ketua Fraksi Gerindra DPR Papua, Radius Simbolon memimpin dialog dengan Ikatan Mahasiswa Keerom di Jayapura, 30 Juli 2019.

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Menjadi pintu masuk jalur peredaran narkoba terutama ganja dari negara tetangga, Papua New Guinea (PNG), Pemkab Keerom diminta terus mensosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat khususnya generasi muda yang ada di daerah itu.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPR Papua, Radius Simbolon usai dialog dengan Ikatan Mahasiswa Keerom bersama Fraksi Gerindra DPRD Keerom dan pengurus serta kader Partai Gerindra Keerom di Jayapura, 25 Juli 2019.

Dalam dialog ini, Ketua Fraksi Gerindra DPR Papua, Radius Simbolon didampingi anggota Fraksi Gerindra DPR Papua, Otniel Hindom dan Marthinus Adii bersama mahasiswa asal Keerom ini berlangsung cukup menarik.

Apalagi, permasalahan minuman keras dan peredaran ganja yang merambah generasi muda sangat memprehatinkan. “Kami minta pemerintah daerah mensosialisasikan Perda Minuman Keras dan bahaya narkoba guna mencegah penyebarannya. Apalagi, di Keerom berbatasan langsung dengan PNG, asal ganja selama ini diselundupkan ke Jayapura melalui Keerom,” kata Radius Simbolon.

Menurutnya, hal itu sangat penting agar menjauhkan generasi muda, anak-anak dan perempuan termasuk mahasiswa Keerom dari peredaran narkotika jenis ganja.

Selain itu dari dialog itu, Fraksi Gerindra DPR Papua mengharpakan Pemkab Keerom memberikan perhatian sarana dan prasarana dari dan menuju pusat perekonomian masyarakat.

“Kami harap Pemkab Keerom lebih pro aktif terhadap aspirasi masyarakat di daerah terpencil, menyikapi aspirasi terutama keadaan ekonomi yang tinggi karena transportasi belum memadahi,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Fraksi Gerindra DPR Papua, Otniel Hindom menambahkan, jika pihaknya meminta agar Pemkab Keerom meningkatkan dialog dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat serta perempuan dalam mengatasi berbagai permasalahan di daerah itu.

“Kami harap juga pemerintah memberikan ruang bagi perempuan dalam berkarya dan mendapatkan jaminan keamanan dan haknya dalam berkarya,” imbuhnya.

Anggota Fraksi Gerindra DPR Papua, Marthinus Adii juga menambahkan, jika kegiatan internal maupun kunjungan fraksi DPRD Keerom ini, agar dapat menerima informasi dan masukan dari berbagai aspek pembangunan baik di bidang ekonomi, sosial, politik, pendidikan dan kesehatan juga kebersamaan antara suku, golongan agama dan elit-elit politik yang ada di daerah Papua, khususnya Keerom.

“Ini untuk membangun komitmen bersama antar anggota dewan di provinsi dan kabupaten dalam rangka menyerap serta mengaspirasikan suara masyarakat sebagai tindakan yang menjadi komitmen bersama agar kenyataan di dalam kehidupan masyarakat di Papua,” imbuhnya. (bat)

Leave a Response