52 Bakal Calon Kepala Daerah Ikuti Fit and Propertest Partai Perindo Papua

Ketua DPW Partai Perindo Papua, dr Raflus Doranggi.
banner 120x600
banner 468x60

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Sebanyak 52 bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Provinsi Papua mengikuti fit and propertest yang digelar DPW Partai Perindo Provinsi Papua di Hotel Horison Kotaraja, Abepura, Sabtu, 26 Mei 2024.

Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Papua, dr Raflus Doranggi mengatakan jika fit and propertest ini merupakan bagian dari proses penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Provinsi Papua.

“Yang mengikuti fit and propertest ini, diikuti 52 peserta baik calon gubernur, calon wakil gubernur, calon bupati dan wakil bupati serta calon wali kota dan wakil wali kota,” kata Raflus Doranggi.

Fit and propertest ini, berlangsung tiga hari hingga Senin, 27 Mei 2024. Pada hari pertama, diikuti 19 bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Jayapura serta bupati dan wakil bupati Keerom dan Kepulauan Yapen.

Diakui, dalam fit and propertest ini, tentu panelis mempertanyakan visi misi bakal calon kepala daerah dan program unggulan yang akan dilaksanakan ketika mereka terpilih menjadi kepala daerah.

Untuk mempertajam visi misi bakal calon ini, DPW Partai Perindo Provinsi Papua melibatkan panelis dari Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, baik dari FISIP, ilmu pendidikan dan kesehatan.

“Kita mempertajam visi misi para calon sesuai amanat UU Otsus yang menitikberatkan pada 4 aspek, yakni pendidikan, kesehatan, insfrastruktur dan ekonomi kerakyatan. Nah, bagian itu yang digali dan keberpihakan kepada orang asli Papua,” ujarnya.

Raflus mengatakan, setelah fit and propertest terhadap bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah ini, pihaknya akan berkomunikasi dengan Desk Pilkada DPP Partai Perindo.

“Dari hasil penjaringan ini, kami akan mengusulkan beberapa nama yang akan kami bawa ke DPP Partai Perindo untuk diputuskan siapa yang akan menerima rekomendasi B1KWK. Jadi, prosesnya masih panjang, apalagi DPP mensyaratkan ada survei dan kita juga membuat keunggulan maupun peta politik terhadap calon yang diusulkan itu,” jelasnya.

Untuk itu, Raflus Doranggi mengingatkan kepada bakal calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah maupun tim sukses mereka untuk tidak mengklaim bahwa Partai Perindo telah memberikan rekomendasi.

“Jadi, tidak boleh ada yang mengklaim calon tertentu telah mendapat rekomendasi. Ini masih panjang, apalagi kewenangan itu ada di DPP,” pungkasnya. (bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *