Komisi III DPR Papua Minta Pemprov Papua Kerja Keras Tingkatkan PAD

Ketua Komisi III DPR Papua Benyamin Arisoy, SE, MSi bersama anggota foto bersama mitra OPD usai rapat kerja di Hotel Horison Kota Jayapura.
banner 120x600
banner 468x60

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Ketua Komisi III DPR Papua, Benyamin Arisoy, SE, MSi meminta Pemprov Papua melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja keras dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Benyamin Arisoy mengungkapkan dari pembahasan bersama mitra Komisi III DPR Papua diketahui bahwa target PAD tahun 2024 ini sebesar Rp 500 miliar lebih.

“Target PAD untuk tahun ini Rp 500 miliar lebih, menurut laporan tadi, itu sudah mencapai 53 persen lebih di bulan Mei 2024, atau baru 5 bulan sudah lebih dari setengah yang ditargetkan. Kami berharap Juni – Desember 2024, target PAD Rp 500 miliar itu bisa tercapai, mudah-mudahan melampauai,” kata Benyamin Arisoy usai Rapat Kerja Komisi III DPR Papua bersama Mitra OPD membahas tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Papua tahun 2023 di Hotel Horison Kota Jayapura, Kamis, 30 Mei 2024.

Mantan Kepala BPKAD Provinsi Papua ini berharap agar target PAD Pemprov Papua tahun 2024 bisa dinaikkan.

“Saya harap bisa lebih lagi. Oleh karena itu, perlu kerja keras teman-teman di OPD khususnya Bapenda,” ujarnya.

“Bagaimana pemerintah daerah mengoptimal potensi termasuk dalam pengelolaan aset dan mendorong pajak dan retribusi daerah yang lebih baik, sehingga pendapatan pemerintah daerah bisa meningkat,” sambungnya.

Apalagi, lanjut Politisi Partai Demokrat ini, dana-dana transfer yang diterima Pemprov Papua dalam beberapa tahun terakhir sangat terbatas.

Padahal, kemandirian suatu daerah itu, diukur dari bagaimana kemampuan fiskal daerah bisa meningkat daerah.

“Dengan kondisi yang ada, kontribusi PAD terhadap APBD Papua saat ini, sekitar 20 persen. Kita dari Rp 2,9 miliar, PAD-nya Rp 500 miliar lebih, berarti 20 persen lebih kontribusi PAD ke APBD. Maka harus didorong, itu menjadi tanggungjawab pemerintah, baik di Bapenda, Keuangan, Inspektorat. Teman-teman mitra komisi III untuk mendorong bagian ini agar lebih baik ke depannya,” bebernya.

Dalam rapat kerja bersama mitra Komisi III DPR Papua ini, dihadiri Bapenda, Baperida, Inspektorat dan BPKAD Provinsi Papua.

“Kita bicarakan target dan realisasi program kerja tahun anggaran 2023. Ada indikator – indikator pembangunan yang kita menilai misalnya kalau kita bicara realisasi anggaran ya dari target pendapatan yang telah ditetapkan untuk tahun 2023 ya realisasinya melampaui target, terutama yang berkaitan dengan PAD,” ujarnya.

Dikatakan, target PAD tahun 2023 lalu, dari yang direncanakan lebih dari 100 persen yakni kurang lebih tercapai Rp 1,2 triliun.

Benyamin Arisoy menilai capaian target PAD tahun 2023 cukup bagus. Namun, ada bagian-bagian yang perlu dibenahi oleh Pemprov Papua dan lebih memperhatikan hal itu. Sebab, target untuk IPM ditargetkan 62 baru dicapai 61.

“Untuk itu, kami berharap terus didorong dan bekerja lebih keras lagi, sehingga apa yang menjadi target gubernur ini bisa tercapai. Hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan,kesehatan, ekonomi rakyat yang menjadi faktor utama meningkatkan IPM. Itu yang harus digenjot lagi oleh OPD – OPD terkait yang mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk mendorong sektor pendidikan, layanan pendidikan, proses belajar mengajar, sarana dan prasarana serta lainnya,” pungkasnya. (bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *