SENTANI, Papuaterkini.com – Salah seorang Kader GIDI Dr Yunus Wonda, SH, MH menghadiri undangan acara Makan Sumbang yang digelar GIDI Jemaat Jerusalem Kampung Lapua, Lereh, Distrik Kaureh, Kabupaten Jayapura, Papua, akhir pekan kemarin.
Yunus Wonda yang juga Wakil Ketua I DPR Papua ini, begitu tiba di Kampung Lapua, Lereh, langsung disambut dan diarak Jemaat GIDI Jerusalem menuju tempat acara.
Sebelum acara makan sumbang ini, diawali ibadah bersama yang dihadiri ribuan warga. Dalam acara makan sumbang ini, panitia menyiapkan noken untuk jemaat yang akan menyumbang dana pembangunan gereja GIDI Jemaat Yerusalem itu.
Wakil Ketua Panitia Pembangunan Gereja GIDI Jemaat Jerusalem Lereh, Yali Wanimbo mengatakan jika gedung gereja ini dibangun sejak tahun 2022.
“Kami jemaat GIDI Jerusalem membangun gedung baru ini, lantaran gedung lama yang dibangun sejak 1997 sudah tidak layak lagi, karena kayunya sudah lapuk semua,” kata Yali Wanimbo.
Diakui, dalam pembangunan gedung gereja ini, memang swadaya dari Jemaat dan dibantu oleh Wakil Ketua I DPR Papua yang juga Kader GIDI Yunus Wonda.
“Sebagian besar bahan bangunan berupa seng, semen dan lainnya, dibantu oleh bapak Yunsu Wonda. Lalu, ada kepala kampung dan Klemen Hamo mantan Ketua DPRD Kabupaten Jayapura. Kami menyampaikan terimakasih kepada bapak Yunus Wonda dan semua pihak yang membantu pembangunan gereja ini,” katanya.

Sementara itu, Kader GIDI Dr Yunus Wonda, SH, MH mengakui memang telah membantu dalam pembangunan gedung GIDI Jemaat Jerusalem Lereh ini.
“Hari ini saya menghadiri kegiatan ini karena diundang oleh keluarga dan panitia, bukan kapasitas saya selaku calon Bupati Kabupaten Jayapura, karena ini belum jadwal saya kampanye di sini,” kata Yunus Wonda.
Dalam acara makan sumbang yang digelar GIDI Jemaat Jerusalem Lereh ini, ia diundang sebagai kader GIDI dan keluarga untuk menyelesaikan sisa pembangunan yang belum terselesaikan.
Diakui, semenjak menjabat sebagi Wakil Ketua I DPR Papua, dirinya telah berkontribusi dalam pembangunan gereja mulai tahun 2022 hingga saat ini.
Pembangunan Gereja Gidi Jemaat Yerusalem ini telah di bangun sejak tahun tahun 2022 dan ditargetkan tahun 2023 sudah selesai.
“Sebenarnya sudah hampir selesai, hanya tinggal finishing saja, namun kendala saat ini tukangnya belum ada, bahan bangunan semua ada, tapi tinggal tukang saja,” ungkapnya
Yunus berharap kendala ini dapat segera di selesaikan sehingga masyarakat dapat melakukan ibadah di gereja yang baru.
“Kami harap bulan Desember atau Natal, pembangunan gedung gereja ini rampung atau setidak jemaat sudah bisa menggunakan untuk ibadah, karena beberapa tempat yang saya bantu pembangunan gereja semua selesai.Tapi kali ini memang kendalanya itu di tukang,” imbuhnya. (bat)















