JAYAPURA, Papuaterkini.com – Tim Pasangan Calon Bupati Tolikara nomor urut 1 Irenius Wanimbo – Arson Kogoya secara tegas membantah tudingan Alurinus Kogoya salah seorang anggota PPD Yuneri yang merasa telah disandera atau dikarantina dan disita handphonenya di Jayapura.
“Kami Tim Paslon Bupati Irenius Wanimbo – Arson Kogoya membantah berita yang disampaikan Alurinus Kogoya yang mengaku disandera atau dikarantina, HP nya disita alias diintimindasi oleh paslon Bupati Tolikara nomor urut 1, itu tidak benar alias pembohongan publik,” kata Natan Weya, Tim Paslon Bupati Tolikara nomor urut 1 dalam pers conference di Entrop, Kota Jayapura, Selasa, 31 Desember 2024.
Sebab, ujar dari proses pemilihan hingga saat ini, Tim maupun Paslon Bupati Tolikara nomor urut 1 tidak pernah melakukan tindakan-tindakan yang melanggar PKPU atau aturan lainnya.
“Apa yang dia sampaikan itu pembohongan publik dan tuduhan yang tidak berdasarkan bukti menyampaikan melalui media bahwa paslon nomor urut 1 bersama tim melakukan karantina, menyita HP dan intimidasi. Itu tidak benar, karena kami tim bekerja profesional dan tidak melakukan perbuatan melawan hukum,” tandasnya.
“Apalagi, karantina itu dilakukan terhadap anggota PPD dari 6 distrik. Itu fitnah dan pencemaran nama baik paslon Bupati Tolikara nomor urut 1,” sambungnya.
Senada disampaikan Emenus Wandik, Wakil Ketua Tim Pemenangan Irenius Wanimbo – Arson Kogoya bahwa setelah pleno rekapitulasi di Tolikara, kemudian pindah ke Wamena telah selesai kemudian turun ke Jayapura.
Ia pun curiga bahwa ada pihak-pihak tertentu yang bermain untuk menjatuhkan citra atau nama baik paslon Bupati Tolikara nomor urut 1.
“Jadi, ini harus diklarifikasi dan panggil orang tersebut, agar jelas duduk perkaranya di polisi nanti, karena dia lapor ke Polda Papua. Jadi, kami membantah keras tuduhan itu, karena itu tidak benar, tidak berdasarkan bukti dan data yang jelas,” katanya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Tim Irenius Wanimbo – Arson Kogoya, Denny Wanimbo menilai tudingan terhadap paslon Bupati Tolikara Irenius Wanimbo – Arson Kogoya yang melakukan karantina terhadap anggota PPD dari 6 distrik di Tolikara, itu tidak benar.
“Itu pencemaran nama baik paslon Bupati Tolikara,” katanya.
Untuk itu, ia meminta Polda Papua untuk mengusut tuntas kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap paslon Bupati Tolikara Irenius Wanimbo – Arson Kogoya tersebut.
“Polda Papua segera panggil dan periksa Alerinus Kogoya itu, apakah benar atau tidak. Sebab, sejak pemilihan hingga sekarang, paslon nomor urut 1 dan tim tidak pernah melakukan intimidasi terhadap anggota PPD,” katanya.
Natan Weya menambahkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan membuat laporan terhadap dugaan pencemaran nama baik paslon Bupati Tolikara Irenius Wanimbo – Arson Kogoya ke polisi.
“Sebab, itu berita tidak berdasarkan bukti dan fitnah terhadap paslon Irenius Wanimbo – Arson Kogoya dan kami minta Alerinus Kogoya dalam waktu dekat segera klarifikasi pernyataannya itu, jika tidak kami akan melaporkan ke pihak berwajib,” pungkasnya.
Sebelumnya, salah seorang anggota PPD Yuneri, Alurinus Kogoya mengaku jika mengalami sejumlah drama penyanderaan yang tertutup dan tidak diperkenankan memegang handpone oleh calon Bupati Tolikara nomor urut 1 sehingga ia melaporkan ke Polda Papua.
Hal ini disampaikan dalam sebuah surat pengaduan yang dikirimkan kepada pihak Polda Papua yang ditulis oleh Alurinus Kogoya dari Distrik Yuneri, Kabupaten Tolikara.
“Saya yang bertandatangan dibawah ini adalah Alurinus Kogoya, bertempat tinggal di Yuneri, Kabupaten Tolikara, sebagai warga negara Indonesia, dengan ini melaporkan beberapa perbuatan dan/atau peristiwa, yang dilakukan oleh paslon bupati nomor urut 1 Kabupaten Tolikara atas nama Irenius Wanimbo – Arson R Kogoya,’ ujar Pengadu, Alurinus Kogoya didampingi pengacaranya, Senin, 30 Desember 2024.
Dikatakan, bahwa pada hari Senin, 16 Desember 2024, telah dilaksanakan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Tolikara. Kemudian pada Jumat, 20 Desember 2024 terjadinya penculikan terhadap anggota PPD di 6 distrik yaitu Yuneri, Kembu, Nunggawi, Air Garam, Wugi dan Aweku untuk ikut mendukung Pasion nomor urut 1, Irenius Wanimbo – Arson Kogoya.(bat)















