Kunjungi Kepulauan Yapen, Denny Bonai: Butuh Kolaborasi Atasi Banjir

Ketua DPR Papua Deeny Henrry Bonai, ST saat meninjau beberapa lokasi banjir dalam kunker di Kabupaten Kepulauan Yapen, baru-baru ini.
banner 120x600

SERUI, Papuaterkini.com – Ketua DPR Papua Denny Henrry Bonai, ST melakukan kunjungan kerja ke Serui, Kabupaten Kepuluan Yapen baru-baru ini.

Dalam kunker itu, Denny Bonai didampingi Wakil Ketua DPR Kepulauan Yapen Djorge Diamon Logianto dan Kadistrik Yapen Selatan Radinal Sidharta meninjau langsung 6 lokasi yang terjadi banjir di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Keenam titik yang sering terjadi banjir ketika hujan itu, diantaranya Kali Mantembu, Kampung Yapan Distrik  Anotaurei, Kali Worui Distrik Kosiwo, Kali Mananayan Distrik Angkaisera, Kali Borai Distrik Yawakukat, Kali Mantembu belakang Gereja Katholik Distrik Anotaurei  dan Muara Kali  Mariadei Distrik Anotaurei.

Anggota DPR Papua dari Daerah Pemilihan VI Kabupaten Kepulauan Yapen dan Waropen ini mengakui jika sejumlah titik banjir di Kepulauan Yapen ini, terjadi akibat hujan yang mengguyur daerah itu.

“Saya fokus untuk melihat langsung 6 lokasi yang terjadi banjir, bahkan ada yang mengenai rumah warga dan mengikis bahu jalan. Begitu hujan lebat, dalam beberapa hari belakangan ini, sering terjadi banjir dan masyarakat juga menyampaikan aspirasi  ini. Apalagi, dalam kota dan pinggiran kota, terjadi banjir jika  hujan,” katanya.

Banjir ini, menurutnya, disebabkan lantaran terjadinya penyempitan atau pendangkalan sungai, penyempitan sungai akibat pembangunan rumah dan lainnya.

Denny Bonai mengakui Pemkab Kepuluan Yapen juga telah bergerak cepat dalam mengatasi banjir. Hanya saja, belum maksimal.

Untuk itu, Denny Bonai mengatakan untuk mengatasi persoalan banjir di sejumlah lokasi di  Kepulauan Yapen ini, perlu kolaborasi antara Pemkab Kepulauan Yapen dan  Pemprov Papua dalam hal ini dinas terkait.

“Ya, perlu berkoordinasi dengan Pemkab Kepulauan Yapen, mana yang Pemkab Kepulauan Yapen urus, misalnya di titik atau lokasi ini, supaya kita datang dan bicara dengan Bappeda dan Dinas PUPR Provinsi Papua agar diutamakan dalam penanganan banjir ini,” imbuhnya.K(bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *