JAYAPURA, Papuaterkini.com – Sehari menjelang Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi pada 6 Agustus 2025, Calon Gubernur Papua nomor urut 2, Mathius D. Fakhiri, menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Papua, partai politik pendukung dan seluruh pihak yang telah mendukung perjuangannya selama proses pencalonan.
Untuk itu, Fakhiri mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kedamaian menjelang pemungutan suara ulang.
Fakhiri menjelaskan, selama kurang lebih satu tahun enam bulan terakhir, ia bersama tim dan koalisi partai politik telah berupaya menyosialisasikan visi dan misinya kepada masyarakat Papua.
“Selama masa kampanye, mungkin ada gesekan atau tutur kata yang kurang berkenan, baik yang disengaja maupun tidak, khususnya kepada saudara-saudara kami dari pasangan nomor urut 1. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” kata Fakhiri didampingi pimpinan 16 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Papua Cerah dalam pers conference di Media Center Pemenangan Mari-Yo Swiss-Belhotel Papua, Selasa, 5 Agustus 2025.
Fakhiri menekankan pentingnya menjaga etika dan semangat kebersamaan dalam berpolitik, khususnya di tanah Papua yang kaya akan keberagaman.
“Saya dan Aryoko Rumaropen, juga saudara kami dari pasangan lain, adalah anak-anak Papua. Jangan sampai perbedaan pilihan politik memecah persaudaraan kita. Politik boleh berbeda, tetapi kita tetap satu sebagai orang Papua,” tambahnya.
Ia mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada 16 partai politik pengusung dan para relawan yang telah bekerja keras dalam mendukung pencalonannya.
Menjelang hari pemungutan suara, Fakhiri mengajak seluruh masyarakat Papua untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya.
“Besok, mari datang ke TPS sejak pukul 07.00 hingga 13.00. Gunakan hak suara dengan bijak, demi Papua yang maju, cerdas, sejahtera, dan harmonis. Kami percaya, Tuhan sudah menentukan siapa yang terbaik untuk memimpin Papua lima tahun ke depan,” imbuhnya.
Fakhiri, kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga perdamaian dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.
“Mari kita jaga hati, taburkan kebaikan, dan rangkul semua pihak. Beda pilihan itu wajar, tapi jangan biarkan itu memecah belah kita. Bersama kita wujudkan Papua yang maju dan harmonis,” tandasnya.
Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Papua, Ahmad Doli Kurnia, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Papua yang telah menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pemilihan Suara Ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang akan digelar pada 6 Agustus besok.
Ahmad Doli mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat masyarakat terhadap pasangan calon nomor urut 2, Mathius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen selama masa kampanye.
Ahmad Doli juga mengapresiasi situasi Papua yang tetap aman dan damai menjelang hari pemungutan suara.
“Kami bersyukur karena masyarakat mampu menjaga ketenangan dan kesejukan, sehingga suasana tetap kondusif sampai hari ini. Ini adalah modal penting menjelang hari pencoblosan besok,” ucapnya.
Menjelang hari pemungutan suara, Ahmad Doli mengimbau masyarakat Papua untuk hadir di TPS dan menggunakan hak pilih.
“Mari kita gunakan hak suara kita dengan bijak. Bapak dan Ibu sudah mendengar visi dan misi kami. Besok adalah waktunya kita menentukan arah Papua ke depan. Kami mohon dukungan penuh untuk pasangan Mathius Fakhiri dan Haryoko Sumarno,” ujarnya.
Ahmad Doli menegaskan komitmen Partai Golkar untuk solid mendukung pasangan nomor urut 2.
“Kami tegaskan kepada seluruh kader dan pimpinan Partai Golkar agar tunduk dan patuh terhadap keputusan partai. Tidak boleh ada yang menyimpang. Ketua Umum kami pun telah beberapa kali hadir di Papua untuk memberikan dukungan. Mari kita amankan keputusan partai untuk kemenangan pasangan nomor 2,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan ini, pimpinan 16 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Papua Cerah yang mengusung Mathius D Fakhiri – Aryoko Rumaropen menyampaikan kesolidan mereka dan tegak lurus untuk memenangkan PSU Pilgub Papua. (bat)















