PORDI Gelar Domino Open Turnamen Perebutkan Piala Ketua DPR Papua

Ketua Pengprov PORDI Papua H Supriadi Laling bersama panitia Domino Open Turnamen foto bersama usai rapat di Kopi Djuang Abepura, Sabtu, 23 Agustus 2025 malam.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Untuk pertama kalinya, Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pengprov PORDI) Papua menggelar Domino Open Turnamen.

Turnamen domino atau gaplek ini, bakal digelar di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, 30 – 31 Agustus 2025. Dan, turnamen dengan tema ‘Mengukir Strategi, Menoreh Prestasi, dari Meja Kopi ke Panggung Juara’ ini, memperebutkan piala Ketua DPR Papua, Ketua Pengprov PORDI Papua dan hadiah total puluhan juta rupiah.

Juara 1 mendapatkan pila dan uang pembinaan Rp 15 juta dan piagam, Juara 2 mendapatkan piala dan uang pembinaan Rp 1 juta dan piagam, Juara 3 mendapatkan piala dan uang pembinaan Rp 6 juta dan piagam. Juara 4 mendapatkan piala dan uang pembinaan Rp 4 juta dan piagam. Juara 5 – 8 mendapatkan hadiah hiburan dan doorprize bagi peserta atau tim yang beruntung.

Ketua Pengprov PORDI Papua, H Supriadi Laling mengatakan, jika Domino Open Turnamen ini, sekaligus memperkenalkan PORDI di Papua dan menjaring bibit atlet berprestasi.

Meski turnamen ini digelar perdana di Papua, namun diakui Supriadi Laling, disambut antusias peserta. Bahkan, yang sudah mendaftar 218 pasangan atau tim, berasal dari Sarmi, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.

“Target kami akan diikuti 300 pasangan/tim peserta Domino  Open Turnamen ini. Biasanya domino ini, antusias masyarakat mendaftar itu, 2 – 3 hari sebelum hari H,” kata Supriadi Laling usai rapat finalisasi bersama panitia di Kopi Djuang Abepura, Sabtu, 23 Agustus 2025, malam.

Menurutnya, dengan turnamen ini, Pengprov PORDI Papua bisa mengidentifikasi atlet-atlet berprestasi di provinsi, kabupaten/kota, distrik/kecamatan hingga kelurahan.

“Jika di provinsi itu namanya Pengurus Provinsi (Pengprov), sedangkan di kabupaten/kota itu Pengurus Daerah (Pengda), sementara di tingkat distrik namanya Pengurus Kecamatan dan paling bawah atau tingkat kelurahan itu namanya gardu,” ungkapnya.

“Jadi, turnamen ini bertujuan untuk mengidentifikasi gardu-gardu atlet-atlet di setiap kelurahan, sehingga kami mudah memetakan dan mengindentifikasi atlet, sehingga ke depannya harapan kami bukan lagi open turnamen yang kami jalankan, tapi liga ditingkat kelurahan yang disebut gardu, liga tingkat distrik, naik ke liga tingkat kabupaten/kota dan tingkat provinsi, dengan catatan nanti akan ada peringkat atau rangking bagi atlet-atlet PORDI. Sehingga jika ada event nasional, maka PORDI Papua bisa mengirimkan atletnya,” paparnya lagi.

Ketua Panitia Turnamen Domino dan Pelantikan Pengprov PORDI Papua, Sigit Irmawan mengakui persiapan turnamen ini, sudah mencapai 90 persen, tinggal persiapan untuk pelantikan dan Domino Open Turnamen.

“Ini merupakan open turnamen domino perdana, semenjak PORDI hadir di Papua yang dikomandoi oleh pak H Supriadi Laling,” katanya.

Ia mengakui jika turnamen domino ini disambut antusias, bahkan hingga kini sudah ada 218 tim yang sudah mendaftar.

“Antusias masyarakat ikut turnamen domino ini ternyata cukup tinggi, bukan hanya dari umum, tapi juga dari instansi pemerintah, paguyuban dan komunitas driver online dan ojek online mengirimkan peserta. Kegiatan ini, digelar di Hotel Suni Abepura pada 30 – 31 Agustus 2025, sampai 28 Agustus kami masih membuka pendaftaran,” imbuhnya.

Sebelum turnament domino, bakal digelar bimbingan teknis pelatihan wasit untuk mendapatkan sertifikat, agar ke depan jika ada event turnamen domino sifatnya sudah profesional.

Selain itu, sebelum turnamen domino itu, juga akan digelar pelantikan Pengprov PORDI Papua oleh Sekjen PB PORDI di Hotel Suni Abepura, 29 Agustus 2025.

“Ini rapat finalisasi menjelang pelantikan Pengprov PORDI Papua pada Jumat, 29 Agustus 2025. PORDI ini adalah Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia, untuk pertama kali masuk Papua dan telah terdaftar di KONI,” ungkap Supriadi Laling.

Bahkan, ujar Politisi PKS Papua ini, pihaknya sudah melaporkan ke KONI Papua untuk didaftarkan sebagai sebagai cabang olahraga. Ia berharap dalam PON di NTB nanti, PORDI Papua bisa mengambil bagian.

“PORDI ini sebagai olahraga rakyat, yang peminatnya cukup banyak, kami berharap ke depannya domino ini bukan sekedar acara rakyat, tapi ingin mengangkat PORDI sebagai cabang olahraga untuk mengasah otak,” ujar Supriadi Laling yang juga Wakil Ketua DPR Papua ini.

“PORDI hadir untuk menghilangkan stigma masyarakat bahwa domino identik dengan judi, tapi sebagai wadah dan organisasi yang sifatnya menjaring dan menghadirkan atlet-atlet terbaik dan berpretasi di Papua,” sambungnya.

Pasca pelantikan Pengprov PORDI Papua, pihaknya akan melakukan audiensi dengan gubernur, sebab PORDI merupakan cabang olahraga prestasi sehingga diharapkan dapat dukungan anggaran dari Pemprov Papua agar dapat dikelola secara profesional. (bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *