Pertamina Papua Maluku Dukung UMKM Go Digital Marketing

Foto bersama peserta pelatihan Digital Marketing bagi Pelaku UMKM di Desa Wayame.(Dok. Pertamina)
banner 120x600

BIAK, Papuaterkini.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Integrated Terminal Wayame pada awal September 2025 mengadakan pelatihan Digital Marketing bagi Pelaku UMKM di Desa Wayame.

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Atsiri Duskar Wangi.

Febe Josina Binnendyk dari Winday Partner selaku Praktisi UMKM dalam pelatihan digital tersebut menekankan, pentingnya adaptasi UMKM terhadap perubahan.

Ia juga menyampaikan materi terkait tantangan pemanfaatan WhatsApp Business sebagai platfrom penjualan online yang mudah di gunakan, bersifat universal dan ramah bagi pelaku usaha termasuk yg berusia lanjut.

Dalam pelatihan digital tersebut, peserta tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik langsung seperti teknik memotret produk untuk katalog digital.

“Tujuannya agar produk UMKM Atsiri maupun produk UMKM lainnya dapat dipasarkan secara lebih menarik dan profesional,” lanjut Febe.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Wayame ini sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap upaya pemberdayaan masyarakat, sekaligus menunjukkan komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat.

Program Atsiri Duskar telah memasuki tahun ketiga, fokus pada peningkatan kapasitas penyuling minyak atsiri di Dusun Kranjang. Kelompok bunga tani memproduksi empat komoditas utama yang diminati pasar global, namun belum optimal di pasarkan secara digital.

Pertamina Patra Niaga berharap pelatihan ini dapat meningkatkan nilai tambah produk dan menjawab tantangan pasar moderen.

Sebelum pelatihan dimulai, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku juga memberikan bantuan Program CSR kepada Kelompok Bunga Tani berupa penambahan sarana dan prasarana produksi, pengembangan kapasitas melalui pelatihan, dan pendampingan untuk mengurus surat izin edar dari BPOM.

“Pelatihan digital marketing ini menjadi penting agar para pelaku usaha, khususnya penyuling minyak atsiri di Wayame dapat memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing. Melalui pelatihan sekaligus penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina Patra Niaga untuk terus mendampingi masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal agar tumbuh mandiri dan berdaya saing yang kuat,” ujar Novi Prasetyo, Integrated Terminal Manager Wayame.

Inisiatif ini selaras dengan Sustainebel Developmen Goals (SDGs) Nomor 8 dan 12 serta mendukung Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis UMKM dan transformasi digital di desa.

“Pertamina Patra Niaga berharap Program Atsiri Duskar Wangi dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi lokal yang tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat Wayame, tetapi juga membawa produk atsiri Maluku menembus pasar nasional dan internasional secara berkelanjutan,” tukas Area Manager Comm. Rel & CSR Papua Maluku, Ispiani.

Pelatihan juga di ikuti anggota Kelompok Bunga Tani (penyuling minyak atsiri), para pelaku UMKM di Desa Wayame, serta pelaku UMKM di luar binaan Pertamina dan mahasiswa yang berminat dalam bidang UMKM dan digital marketing. (un)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *