BIAK, Papuaterkini.com – Bupati Kabupaten Biak Numfor Markus O. Mansnembra bersama Kepala Dinas Perikanan dan Kepala Dinas Pariwisata menyambut kedatangan investor asal Tiongkok China dari PT Hai Ding Fa, di VIP Room Bandar Udara Internasional Frans Kaisepo Biak, Selasa, 7 Oktober 2025.
Bupati Kabupaten Biak Numfor, Markus O. Mansnembra menyatakan kedatangan rombongan investor asal Tiongkok yang berjumlah empat orang ini untuk menjajaki peluang kerja sama di sektor perikanan. Juga ini merupakan kelanjutan dari investasi awal PT Hai Ding Fa asal Tiongkok China di sektor perikanan dan pariwisata.
”Hari ini kita kedatangan Perusahan Hai Ding Fa untuk melanjutkan investasi yang sudah berjalan, khsusus di bidang perikanan. Investasi ini akan berorientasi pada ekspor, sehingga Pemda akan memberikan dukungan penuh pada investor yang ingin berinvestasi di Biak, terutama yang ingin untuk memberdayakan masyarakat Asli Papua (OAP)”, ujarnya saat di temui di VIP Room bandara.
Bupati Mansnembra menambahkan, selama ini investasi di sektor perikanan masih berfokus pada penangkapan. Ia berharap kedepan, investasi tak hanya sebatas pada penangkapan, tetapi juga pengelolaan hasil laut di Biak.
”Kita boleh bangga bahwa ada wilayah tangkap 717 yang selama ini cukup banyak kapal beroperasi di sana, namun hasil tangkap itu, pengelolaannya di Bitung. Kita berharap pemerintah pusat bijak melihat kondisi di daerah,” tegasnya.
”Ijin pengelolaan dan penangkapan dikeluarkan dan berikan oleh pemerintah pusat, bagaimana ijin ini bisa memberikan dampak langsung pada masyarakat, kalau tidak mereka hanya datang menangkap tetapi pengelolaan di tempat lain, menciptakan lapangan pekerjaan di tempat lain,” imbuhnya.
Yunus Salem Bolo, Direktur PT Biak Ocean Seafood mewakili PT Hai Ding Fa, menyatakan bahwa kedatangan mereka adalah menyatukan visi misi dengan pemerintah daerah. Bupati Biak Numfor dinilai sangat responsif terhadap sektor perikanan, yang menjadi prioritas program mereka.
”Karena itu teman-teman langsung dari China datang, termasuk pimpinan perusahaan, kami di PT Biak Ocean Seafood, siap membantu Pemda dalam mengekspos dua hal, yakni perikanan dan pariwisata,” kata Yunus
Dikatakan, pihaknya bersama mitra telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang ada di Biak Utara, Biak Barat Dan Di Kepulauan Aimando Padaido dan juga berencana membentuk rumpun nelayan dalam meningkatkan hasil tangkapan.
Ia menyampaikan sementara terdapat dua perusahaan besar yang digandeng, satu di Semarang dan satu lagi di Biak, Bupati berharap investasi ini tidak hanya berfokus pada penangkapan tetapi juga membuka pabrik pengolahan hasil laut untuk masyarakat lokal terkhusus orang asli papua (OAP).
Yunus menambahkan, dalam dua minggu terakhir pihaknya telah mengumpulkan sebanyak 18 ton hasil laut. Saat ini, mereka menggunakan cool storage miliki Pemda di Fandoi dengan kapasitas 200 ton. (un)















