Bupati Mansnembra Pastikan Kesiapan Festival Budaya Biak 2025

Acara akan dihadiri tamu dari berbagai kementerian dan negara sahabat

banner 120x600

Chaption Foto: Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra besama Wakil Bupati Jimmy C. Kapissa dan Kadis Pariwisata Turbey Onny Dangeubun saat diwawancarai. (Foto: Uni)

BIAK, Papuaterkini.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Budaya Biak 2025 yang akan digelar pada 17–20 Oktober 2025 di Lapangan Cenderawasih, Biak.

Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, bersama Wakil Bupati Jimmy C. Kapissa dan Kepala Dinas Pariwisata Turbey Onny Dangeubun, memimpin rapat koordinasi bersama seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan kesiapan seluruh aspek penyelenggaraan.

“Kita harap festival ini bisa terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi promosi pariwisata, tetapi juga dalam mempertahankan budaya asli orang Biak,” ujar Bupati Markus Mansnembra usai rapat di Gedung Negara I Biak, Rabu (15/10/2025).

Ia menegaskan, Festival Budaya Biak bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah untuk memperkuat identitas budaya dan memperluas jejaring promosi daerah. “Ini menjadi catatan penting. Festival tidak boleh asal-asalan hanya untuk memenuhi target pemerintah daerah, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan kebudayaan Biak,” tambahnya.

Menurut Bupati Markus, sejumlah undangan telah disampaikan ke berbagai kedutaan besar dan kementerian/lembaga terkait.

Sejumlah tamu kehormatan pun telah mengonfirmasi kehadiran, di antaranya Komjen Pol Makhruzi Rahman, Sestama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), serta Duta Besar Seychelles. Pihak Duta Besar Papua Nugini juga dikabarkan tengah menjajaki kehadiran.

Dari Pemerintah Provinsi Papua, Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen dijadwalkan hadir pada pembukaan festival, sementara Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri masih dalam proses konfirmasi.

Menjelang pelaksanaan festival, Bupati Markus mengimbau seluruh masyarakat Biak Numfor untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.

“Biak dikenal sebagai daerah paling aman dan terbersih di Papua. Status ini harus kita pertahankan, apalagi akan banyak tamu dari luar yang datang. Mari kita sambut mereka dengan keramahan dan kebersihan,” imbaunya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat ikut mempromosikan kegiatan ini agar semakin dikenal luas. “Partisipasi masyarakat sangat penting. Festival ini menjadi cikal bakal pelaksanaan Karnaval Budaya Pasifik bertaraf internasional yang rencananya akan digelar tahun depan di Biak,” tutupnya.

Festival Budaya Biak 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan budaya lokal, sekaligus persiapan menuju even budaya internasional di masa mendatang.(un)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *