Dibuka Bupati Mansnembra, Workshop Pengelolaan Keuangan Desa Diikuti 120 Peserta

Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa yang diselenggarakan oleh BPKP Provinsi Papua. (Foto: Uni)
banner 120x600

BIAK, Papuaterkini.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua menggelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, di Swisbell Hotel Biak, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan ini diikuti 120 peserta, yang terdiri dari 88 Sekretaris Kampung, Bamuskam, Kepala Distrik, tenaga ahli, serta pendamping desa. Workshop ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur kampung dalam mengelola keuangan desa secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Mansnembra menyampaikan apresiasi kepada BPKP Provinsi Papua yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut di Kabupaten Biak Numfor.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi BPKP Provinsi Papua yang telah melaksanakan workshop ini di Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan aparatur kampung dalam mengelola dana desa dengan baik dan benar,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, pengelolaan keuangan desa merupakan hal yang strategis dan menjadi fokus pengawasan pemerintah. Menurutnya, penggunaan dana desa harus tepat sasaran dan sesuai dengan rencana pembangunan yang telah disepakati bersama masyarakat.

“Tidak sedikit aparat kampung yang harus berhadapan dengan proses hukum karena penyalahgunaan dana desa. Karena itu, saya telah memberikan arahan berjenjang kepada Sekda dan Kepala Dinas DPMK agar pengelolaan dana kampung diawasi secara ketat,” tegasnya.

Bupati Mansnembra juga mengingatkan agar setiap penjabat kepala kampung wajib menyerahkan laporan pertanggungjawaban secara lengkap sebelum mengakhiri masa jabatannya.

“Kami sudah mempertegas bahwa seluruh kepala atau penjabat kepala kampung sebelum turun dari jabatan wajib memberikan pertanggungjawaban yang lengkap,” tandasnya.

Ia berharap seluruh peserta workshop dapat mengikuti kegiatan hingga selesai agar benar-benar memahami mekanisme evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa, sehingga tidak terjadi kesalahan administrasi maupun penyalahgunaan dana di kemudian hari.

“Ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar bisa diterapkan dalam pelaksanaan pembangunan di kampung masing-masing,” pesan Bupati. (un)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *