JAYAPURA, Papuaterkini.com – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, resmi melantik Lukas Christian Sohilait sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Papua. Pelantikan berlangsung di Aula Lukman II, Kantor Gubernur Papua, Kamis (2011/2025).
Sebelumnya, Christian Sohilait menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua.
Selain Pj Sekda Papua, Gubernur Fakhiri juga melantik Achmad Jajali sebagai Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah Papua, serta Dany Korwa sebagai Inspektur Daerah Provinsi Papua.
Dalam pelantikan ini, dihadiri Wagub Aryoko Rumaropen, Ketua DPR Papua Denny Henrru Bonai, Wakil Ketua MRP Max Abner Lhee dan Forkompinda Paoua serta pimpinan OPD do lingkungan Pemprov Papua.
Pelantikan Sesuai Mekanisme dan Persetujuan Kemendagri
Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa pelantikan ini telah melalui mekanisme resmi, termasuk rekomendasi Kepala BKN dan persetujuan Menteri Dalam Negeri.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan penegasan komitmen kita memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Fakhiri dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Susana Wanggai, pejabat sebelumnya yang telah mengemban tugas Pj Sekda Papua.
Pelantikan Perdana di Masa Pemerintahan Fakhiri
Gubernur Fakhiri menuturkan, pelantikan ini merupakan pelantikan pejabat struktural pertama sejak dirinya dilantik sebagai Gubernur Papua periode 2025–2030.
“Ini menjadi pijakan penting dalam perjalanan Papua menuju transformasi Papua Baru yang cerdas, sejahtera, dan harmonis,” tegasnya.
Ia menyebut Papua kini menghadapi berbagai tantangan, antara lain:
- percepatan penataan birokrasi
- pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan
- penanganan isu keamanan
- peningkatan kapasitas fiskal dan pelayanan publik
Karena itu, dibutuhkan kepemimpinan birokrasi yang kuat, adaptif, dan profesional.
Gubernur Tegaskan Lima Pesan Penting kepada Pejabat Baru
Dalam sambutannya, Gubernur Fakhiri menegaskan lima poin utama yang harus dipegang para pejabat yang baru dilantik:
- Menjaga integritas – bekerja jujur, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
- Membangun komunikasi dan koordinasi efektif antarperangkat daerah.
- Menjamin kelancaran administrasi pemerintahan, termasuk keuangan dan kepegawaian secara transparan dan akuntabel.
- Berorientasi pada hasil yang berdampak nyata bagi masyarakat.
- Memberikan pelayanan publik sepenuh hati, menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian.
“Masyarakat menunggu kehadiran kita. Setiap rupiah anggaran harus kembali kepada rakyat dalam bentuk manfaat,” tegasnya.
Bagian dari Transformasi Papua Baru
Fakhiri mengajak seluruh ASN mendukung pejabat yang baru dilantik untuk memperkuat pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional.
“Saya yakin, dengan kerja sama yang solid, Papua dapat mewujudkan Papua yang maju, cerdas, sejahtera, dan harmonis. Papua yang bangkit, percaya diri, dan mampu berdiri sejajar dengan daerah maju lainnya di Indonesia,” ucapnya.
Penyerahan Surat Tugas Kepada Sejumlah Pejabat
Dalam kesempatan ini, Gubernur Fakhiri menyerahkan surat perintah tugas kepada para pejabat dilingkungan pemerintahan Provinsi Papua, diantaranya:
1. Suzana D. Wanggai, S.Pd., MSocSc sebagai Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Provinsi Papua.
2 Mathius Hartono Wally, S.I.P sebagai Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua
3. Muflih Musaad, S. Sos sebagai Plt. Kepala Dinas Baperinda Provinsi Papua.
4. Emanuel Koroy, S.Sos., M.Si sebagai Plt. Kepala Dinas BPSDA Provinsi Papua.
5 Anton Yoas Imbenai, S.Ag., M.Si sebagai Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua.
6. Jimmy T. sebagai Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Papua.
7. Oktovianus Verat Yawan, S.A.P sebagai Plt. Kepala Bidang Perencanaan Pemberdayaan Aparatur pada BKD Provinsi Papua.
(bat)















