HARKANAS 2025, Gubernur Papua Tetapkan Ikan sebagai Basis Ketahanan Pangan dan Masa Depan Generasi Bangsa

Gubernur Papua Matius D Fakhiri didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Imam Djuniawal melihat produk yang ditampilkan dalam peringatan HARKANAS 2025.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya menjadikan ikan sebagai pilar utama ketahanan pangan daerah dalam momentum Hari Ikan Nasional (HARKANAS) ke-12 Tahun 2025.

Peringatan tahun ini mengusung tema nasional: “Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045.”

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, HARKANAS bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi tonggak penting untuk menguatkan pemahaman masyarakat bahwa ikan merupakan sumber gizi strategis bagi masa depan generasi Papua.

“Ikan adalah sumber protein berkualitas tinggi, kaya omega-3, DHA, EPA, vitamin, dan mineral yang sangat esensial untuk kecerdasan, tumbuh kembang anak, serta kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” ujar Gubernur Fakhiri di Jayapura, Selasa (25/11/2025).

Selaras dengan Visi “Transformasi Papua Baru”

Peringatan HARKANAS ke-12 ini sejalan dengan visi besar Pemprov Papua, yakni “Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis.” Visi tersebut diturunkan ke dalam tiga misi utama pembangunan:

  • Papua Sehat
  • Papua Cerdas
  • Papua Produktif

Dalam konteks Papua Sehat, Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa peningkatan konsumsi ikan adalah strategi efektif untuk menurunkan angka stunting yang secara nasional masih berada di angka 19,85 persen pada awal 2025.

“Konsumsi ikan adalah intervensi murah, mudah diakses, dan sangat efektif untuk meningkatkan status gizi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, pada misi Papua Cerdas, ikan dipandang sebagai fondasi nutrisi yang mendukung lahirnya SDM unggul menuju Generasi Emas 2045.

Papua Produktif: Perikanan Jadi Penggerak Ekonomi

Papua dikenal memiliki potensi perikanan yang besar. Konsumsi ikan masyarakat Papua tercatat mencapai 75,78 kg/kapita/tahun, jauh di atas rata-rata nasional.

Angka ini menjadi indikator bahwa sektor perikanan tidak hanya menopang kebutuhan gizi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi bagi nelayan, UMKM, dan unit pengolahan ikan.

Melalui HARKANAS ke-12, Pemprov Papua menetapkan empat fokus strategis pengembangan perikanan:

  1. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat gizi ikan.
  2. Memperkuat kesehatan keluarga dan memperluas akses pangan bergizi.
  3. Memberdayakan UMKM, nelayan, dan Unit Pengolahan Ikan (UPI).
  4. Membangun ekosistem ekonomi perikanan yang inklusif dan berkelanjutan.

Gubernur Fakhiri menutup sambutannya dengan ajakan bersama untuk menjadikan ikan sebagai konsumsi utama keluarga Papua.

“Mari kita pastikan setiap rumah di Papua menyediakan ikan sebagai sumber gizi utama. Kita bangun anak-anak Papua yang sehat, cerdas, kuat, dan kita majukan ekonomi perikanan sebagai fondasi Papua Produktif, ” imbuhnya. (bat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *