KASONAWEJA, Papuaterkini.com – Untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Mamberamo Raya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan RKA Sekolah Berbasis Dana BOS Daerah bagi satuan pendidikan SD, SMP, hingga SMA/SMK Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 November 2025, di Kasonaweja ini diikuti oleh para kepala sekolah dan operator dari seluruh distrik di Mamberamo Raya.
Penguatan Transparansi dan Tata Kelola BOS
Kepala Dinas Pendidikan Mamberamo Raya, Sergius Doromi, S.Pd, menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang baik merupakan kunci penggunaan Dana BOS Daerah yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan sekolah.
“Setiap sekolah harus mampu menyusun RKA secara tepat, efektif, dan sesuai kebutuhan riil di lapangan. Dana BOS Daerah harus benar-benar digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar, bukan hal-hal di luar prioritas,” tegas Kadis.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah memberi perhatian serius terhadap tata kelola Dana BOS, agar tidak terjadi kesalahan administrasi maupun teknis yang dapat menghambat pencairan atau pemanfaatan anggaran pendidikan.
Materi: Perencanaan Program hingga Penggunaan Aplikasi ARKAS
Selama Bimtek, peserta mendapatkan materi lengkap mulai dari: Penyusunan program dan kegiatan sekolah, Penyusunan dokumen RKA, Mekanisme pelaporan Dana BOS dan Penggunaan aplikasi ARKAS untuk perencanaan dan pelaporan keuangan.
Para narasumber berasal dari Dinas Pendidikan, Bappeda, Inspektorat, dan DPPKAD. Mereka memberikan pendampingan langsung selama simulasi penyusunan RKA.
“Melalui Bimtek ini, kami berharap SD, SMP, maupun SMA dapat memahami alur dan mekanisme penyusunan RKA secara benar. Pengelolaan dana pendidikan harus transparan, tepat sasaran, dan berdampak pada kualitas belajar anak-anak kita,” tambah Sergius Doromi.
Panitia: Sekolah Harus Kuasai Perencanaan Berbasis Hasil
Ketua Panitia Bimtek, Manu Bilasi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman pengelola keuangan sekolah agar mampu merencanakan, menyusun, dan melaporkan penggunaan Dana BOS secara akuntabel.
“Melalui pelatihan ini kami berharap peserta menguasai prinsip perencanaan berbasis hasil, teknik penginputan dan pelaporan melalui aplikasi ARKAS, serta mampu menerapkan pengelolaan keuangan yang transparan di sekolah masing-masing,” jelasnya.
Perkuat Koordinasi dan Mutu Pendidikan
Bimtek ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Dinas Pendidikan dan seluruh satuan pendidikan di Mamberamo Raya dalam memastikan bahwa penggunaan Dana BOS Daerah berjalan sesuai regulasi dan memberi dampak nyata pada peningkatan mutu pendidikan.
Dengan pengelolaan dana yang lebih tertib dan transparan, diharapkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Mamberamo Raya dapat terus meningkat. (nap)















