Laporan Sepekan: Gubernur Papua Tegaskan Pemerintahan Terbuka, Responsif dan Pro-Rakyat

Gubernur Papua Matius D Fakhiri bersama Wagub Aryoko Rumaropen dan Ketua DPR Papua Denny Hendry Bonai mengunjungi warga pesisir Weref, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, baru-baru ini.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Juru Bicara Gubernur Papua, M. Rifai Darus, menyampaikan rangkuman agenda kerja Gubernur Papua selama sepekan terakhir dalam program Lapor Rakyat Sepekan.

Laporan ini menjadi bentuk keterbukaan informasi publik sekaligus menegaskan bahwa pemerintahan Papua bekerja terbuka, responsif, dan hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat hingga wilayah terpencil.

Penguatan Layanan Kesehatan: Tidak Boleh Ada Pasien Ditolak

Di sektor kesehatan, pemerintah terus memperkuat layanan keselamatan ibu dan anak melalui peningkatan fasilitas PONED–PONEK, pembenahan sistem rujukan serta penyelarasan standar layanan kesehatan di seluruh Papua.

Gubernur kembali menegaskan instruksi penting: “Pelayanan kesehatan dari Puskesmas hingga RS tidak boleh menolak pasien. Menolong adalah prioritas utama, administrasi berikutnya.”

Kebijakan ini sejalan dengan hasil audit Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan RI.

Integrasi Kartu JALAN-SIDAYA untuk Lansia

Pada bidang kependudukan, Pemprov Papua bersama BKKBN menindaklanjuti integrasi Kartu JALAN (Jaminan Sosial Lanjut Usia Papua) dengan SIDAYA (Lansia Berdaya milik Pemerintah Pusat).

Program ini menjadi instrumen baru dalam pemantauan keluarga lansia dan menguatkan manajemen data kependudukan serta efektivitas pendampingan di lapangan.

Mudik Bebas Nataru 2025: Bersubsidi dan Berasuransi

Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Gubernur menetapkan kebijakan Mudik Bebas yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Papua.

Program ini mencakup subsidi biaya perjalanan serta asuransi keselamatan untuk memastikan warga Papua dapat pulang kampung dengan aman dan layak.

Ekonomi Maritim: Laut sebagai “Tambang Emas Biru”

Pada momentum Hari Ikan Nasional, pemerintah kembali menegaskan fokus Papua sebagai provinsi pesisir dengan penguatan nelayan, UMKM perikanan, dan industrialisasi maritim.

Laut dipandang sebagai “tambang emas biru” yang menjadi sumber kesejahteraan masyarakat Papua.

Internet Gratis untuk Wilayah Blankspot

Akselerasi transformasi digital menjadi agenda prioritas. Salah satu contoh nyata terlihat di Kampung Kayu Pulau, saat Gubernur langsung memerintahkan pemasangan internet gratis setelah mendengar aspirasi warga terkait minimnya akses komunikasi.

Layanan Keuangan: Perluasan Akses dan Digitalisasi Bantuan Sosial

Sepanjang pekan, Gubernur juga mengikuti dua agenda penting bersama Bank Mandiri, membahas perluasan layanan digital, kesiapan sistem transaksi menjelang Nataru, penguatan UMKM, dan percepatan digitalisasi bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

Audiensi dengan Kelompok Masyarakat

Gubernur Papua menerima audiensi dari berbagai kelompok agama, paguyuban masyarakat, lembaga sosial, serta komunitas lainnya.

Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan setiap kelompok masyarakat memiliki akses langsung kepada pemerintah.

Penataan Birokrasi: Pemerintahan Lebih Efektif dan Responsif

Secara paralel, Gubernur melakukan monitoring mendalam terhadap proses penataan struktur pemerintahan Provinsi Papua.

Langkah ini dilakukan untuk menghadirkan birokrasi yang lebih efektif, cepat, dan selaras dengan arah pembangunan Papua.

Stabilitas Politik: Hadiri Rakerda Partai Demokrat se-Papua Raya

Dari sisi politik daerah, Gubernur menghadiri Rapat Kerja Daerah Partai Demokrat se-Papua Raya yang melibatkan empat provinsi: Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Kehadirannya menegaskan komitmen pemerintah menjaga stabilitas politik dan memperkuat etika demokrasi, serta memastikan seluruh aktor politik bergerak dalam visi pembangunan Konektivitas Tanah Papua Raya.

Papua Bergerak Menuju “Papua Cerah”

Seluruh rangkaian agenda tersebut menunjukkan bahwa pemerintah hadir bekerja nyata, terbuka, mendengarkan rakyat, dan merapikan sistem tata kelola pemerintahan.

Gubernur juga kembali meminta doa dari seluruh rakyat Papua agar dirinya, Wakil Gubernur, serta seluruh unsur pemerintahan tetap diberi kesehatan dan kemampuan untuk membangun Papua sebagai tanah yang diberkati. Salam Papua Cerah.(bat) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *