Kasus HIV/AIDS di Biak Numfor Tembus 3.445, Dinkes: 279 Pasien Meninggal Dunia

Kelapa Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor saat memberikan keterangan ke Papuaterkini.com. (Foto Yuni)
banner 120x600

BIAK, Papuaterkini.com — Memperingati Hari AIDS Sedunia 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor merilis data terbaru perkembangan HIV/AIDS di wilayah tersebut.

 

Hingga 1 Desember 2025, jumlah akumulasi kasus mencapai 3.445 orang, terdiri dari 1.137 penderita HIV dan 2.308 pasien AIDS. Dari total kasus tersebut, sebanyak 279 pasien dinyatakan telah meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor, Daud N. Duwiri, S.KM., M.Kes, mengungkapkan bahwa angka tersebut kemungkinan belum mencerminkan kondisi sesungguhnya di lapangan. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan serta kuatnya stigma sosial menjadi penghambat utama deteksi dini.

“Data ini kita peroleh dari layanan pemeriksaan di seluruh puskesmas dan rumah sakit. Namun kita harus memahami bahwa angka sesungguhnya diperkirakan lebih tinggi karena banyak kasus yang belum terdeteksi,” ujar Daud.

Daud menegaskan bahwa peningkatan kasus HIV/AIDS di Biak Numfor sangat erat kaitannya dengan perilaku seksual berisiko. Ia mengimbau masyarakat lebih waspada dan aktif melakukan pencegahan.

“Penularan HIV/AIDS dapat terjadi melalui beberapa cara, tetapi sebagian besar kasus di Biak Numfor berawal dari perilaku seks bebas atau berganti-ganti pasangan,” ungkapnya.

Memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap 1 Desember, Daud mengajak seluruh elemen masyarakat, lembaga pemerintah, hingga organisasi sosial untuk memperkuat kampanye edukasi, deteksi dini, serta pencegahan.

Hari AIDS Sedunia merupakan momentum global untuk meningkatkan kesadaran terhadap penyebaran HIV/AIDS, mengenang para korban, serta menghapus stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).(un)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *