GERCIN Papua Barat Deklarasi Damai Jelang Nataru di Manokwari

Suasana Diskusi Publik dan Deklarasi Damai menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar GERCIN Papua Barat di Manokwari.
banner 120x600

MANOKWARI, Papuaterkini.com — DPD Gerakan Cinta Indonesia (GERCIN) Papua Barat bersama tokoh masyarakat serta berbagai elemen sipil menggelar Diskusi Publik dan Deklarasi Damai Kamtibmas menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

 

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 5 Desember 2025 di salah satu hotel di Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Mengusung tema “Bersama Kita Jaga Kamtibmas yang Aman dan Kondusif Menyongsong Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat”, acara ini dihadiri perwakilan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, MUI, GKI, mahasiswa, serta ratusan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Ketua GERCIN Papua Barat, Napolion Fakdawer, S.Pd., menegaskan pentingnya sinergitas semua pihak demi menjaga stabilitas keamanan selama momentum Natal dan Tahun Baru.

“Aparat keamanan, pemerintah daerah, dan instansi terkait tentu telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan. Namun dukungan aktif dari masyarakat adalah kunci utama keberhasilan kita bersama,” ujarnya.

Napolion juga mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti penggunaan petasan, meriam pipa, pesta minuman keras, hingga konvoi kendaraan.

Para narasumber dalam diskusi publik turut mengapresiasi inisiatif GERCIN sebagai wujud nyata kolaborasi antara masyarakat, instansi terkait, dan aparat keamanan.

Seluruh peserta sepakat bahwa kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat merupakan fondasi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif, tanpa memandang suku, agama, maupun ras.

Penandatanganan Deklarasi Damai

Pada puncak acara, seluruh perwakilan yang hadir melakukan pembacaan dan penandatanganan “Deklarasi Damai Menjaga Kamtibmas Jelang Natal dan Tahun Baru.” Isi deklarasi tersebut antara lain:

  1. Meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menjaga toleransi antarumat beragama.
  2. Bersama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas Kabupaten Manokwari.
  3. Menolak segala bentuk tindakan anarkis yang dapat mengganggu ketertiban umum.
  4. Mendukung aparat keamanan dalam menjaga ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum terhadap setiap tindakan anarkis dan gangguan keamanan lainnya.

Melalui kegiatan ini, GERCIN Papua Barat berharap sinergi antara masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah daerah semakin kuat, sehingga perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Manokwari dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh kedamaian.(bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *