DEN Apresiasi Langkah Cepat Pemprov Papua dalam Penyusunan RUED

Gubernur Papua Matius D Fakhiri menerima penghargaan dari Sekretaris Jenderal DEN, Dadan Kusdiana, saat melakukan kunjungan kerja di Jayapura, Senin (8/12/2025).
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memperoleh apresiasi tinggi dari Dewan Energi Nasional (DEN) atas langkah cepat dalam mempercepat penyusunan dokumen strategis Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Papua.

Penghargaan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DEN, Dadan Kusdiana, saat melakukan kunjungan kerja di Jayapura, Senin (8/12/2025).

Kunjungan DEN ke Papua awalnya bertujuan untuk mendorong percepatan penyelesaian RUED, mengingat Papua sebelumnya menjadi salah satu provinsi yang terlambat menyusun dokumen tersebut. Namun, Dadan mengaku terkejut melihat progres signifikan yang telah dicapai oleh Pemprov Papua.

“Kami ke sini untuk mendorong terbitnya Rencana Umum Energi Daerah, khususnya Provinsi Papua. Tadinya Papua termasuk yang tertinggal. Tapi setelah saya ke sini, saya baru tahu bahwa Gubernur ini kerjanya cepat sekali,” ujar Dadan Kusdiana.

Menurutnya, Pemprov Papua bahkan telah melangkah lebih jauh dari perkiraan DEN. Draf RUED Papua sudah dikirimkan secara resmi kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua untuk masuk dalam rencana pembahasan peraturan daerah.

“Saya tidak tahu bahwa drafnya sudah diusulkan untuk masuk ke dalam rencana peraturan daerah. Beliau (Gubernur Papua) sudah berkirim surat ke DPR dan berkomunikasi untuk mengusulkan RUED Papua dibahas. Tadinya itu yang ingin saya dorong, ternyata sudah dilakukan,” tambahnya.

Dengan draf RUED yang kini berada di tangan DPR Papua, DEN menegaskan fokus bersama kini bergeser pada percepatan pembahasan agar regulasi tersebut dapat segera disahkan.

“Sekarang tinggal kita sama-sama mendorong DPR Papua supaya ini segera dibahas. Rencananya, pembahasan akan didorong pada awal tahun depan, Januari 2026,” katanya.

RUED Papua memuat proyeksi dan rencana pembangunan energi hingga tahun 2030, termasuk strategi penyediaan energi, pengembangan infrastruktur, serta penanganan persoalan kelistrikan yang menjadi isu krusial di wilayah Papua.

Langkah cepat Pemprov Papua tersebut dinilai menunjukkan komitmen kuat untuk menjamin ketersediaan dan pemerataan akses energi sebagai fondasi penting pembangunan daerah. (bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *