JAYAPURA, Papuaterkini.com – Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen, SP, M.Eng mewakili Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, SIK, SH, MH, secara resmi melepas ribuan warga peserta Mudik Gratis Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Pelabuhan Jayapura, Rabu (17/12/2025).
Pelepasan warga yang mudik ini ditandai dengan penyerahan kartu Mudik Gratis oleh Wagub Aryoko Rumaropen kepada penumpang.
Program Mudik Gratis ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Papua dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Dalam sambutannya, Wagub Aryoko Rumaropen mengatakan bahwa Natal dan Tahun Baru merupakan momen penting bagi masyarakat untuk kembali ke kampung halaman, berkumpul bersama keluarga, serta mempererat tali persaudaraan.
“Momentum Natal dan Tahun Baru memiliki makna yang sangat mendalam. Oleh karena itu, pemerintah hadir memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, tertib, dan selamat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, layanan Mudik Gratis Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diselenggarakan melalui moda transportasi laut dan darat. Untuk transportasi laut, disiapkan rute Jayapura–Kasonaweja–Jayapura dan Jayapura–Biak Numfor–Biak–Jayapura, termasuk rute antardaerah seperti Biak, Waropen, Serui, dan Nabire.
Sementara itu, untuk moda darat, bus DAMRI melayani masyarakat pada periode 20–31 Desember 2025 serta 3–12 Januari 2026, guna menjangkau wilayah daratan Papua.
“Seluruh layanan ini dirancang untuk menjangkau masyarakat secara merata, khususnya di wilayah kepulauan dan pesisir Papua,” jelasnya.
Menurut Aryoko, program mudik gratis ini tidak hanya meringankan beban biaya transportasi masyarakat, tetapi juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas, menekan risiko kecelakaan, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama masa libur panjang.
Program ini, lanjutnya, sejalan dengan visi “Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis”, serta mendukung misi Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif melalui pelayanan publik yang terencana dan terintegrasi.
Pada kesempatan itu, Wagub Papua menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari kementerian dan lembaga terkait, TNI-Polri, pemerintah kabupaten/kota, BUMN dan BUMD, operator transportasi, hingga panitia pelaksana.
“Sinergi dan kolaborasi ini adalah kekuatan utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat Papua,” katanya.
Kepada para peserta mudik, Aryoko berpesan agar mematuhi ketentuan yang berlaku, menjaga ketertiban, serta mengikuti arahan petugas selama perjalanan.
“Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Natal 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2026. Kiranya damai Natal dan harapan baru menyertai kita semua,” tuturnya.
Kuota Mudik Gratis Capai 16 Ribu Orang
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathius Wally, menjelaskan bahwa total kuota Mudik Gratis Natal dan Tahun Baru 2026 mencapai 16.000 orang.
“Untuk mudik Natal 2025 yang dilepas hari ini, kuota moda laut sebanyak 7.690 orang. Saat ini masih dalam proses pemenuhan karena jadwal pelayaran untuk lintas kepulauan seperti Biak–Serui jatuh pada tanggal 22 Desember,” jelasnya.
Untuk moda darat menggunakan bus DAMRI, Disiapkan sekitar 3.000 kuota dengan empat rute utama, yakni Sarmi, Taja, Senggi, serta Biak–Supiori. Antusiasme masyarakat, kata Mathius, sangat tinggi meski sebagian masih menunggu jadwal keberangkatan resmi.
Ia menambahkan, program Mudik Gratis ini merupakan pelaksanaan perdana, sehingga pada awalnya terkendala penyebarluasan informasi dan sempat disalahartikan oleh masyarakat.
“Namun pada hari ketiga pendaftaran, antusias masyarakat sangat tinggi. Bahkan rute utama seperti Biak dan Kasonaweja (Mamberamo Raya) langsung penuh untuk trip pertama,” ungkapnya.
Untuk keberangkatan mudik Tahun Baru 2026, Dishub Papua akan kembali melakukan pembaruan informasi sesuai jadwal yang ditetapkan. (bat)















