Mudik Gratis Nataru Jalur Darat Resmi Dimulai, Pemprov Papua Berangkatkan Puluhan Penumpang

Puluhan penumpang mudik gratis jalur darat siap diberangkatkan dengan menggunakan bus Damri di Terminal Entrop, Kota Jayapura.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Pemerintah Provinsi Papua bersama Kementerian Perhubungan terus melanjutkan Program Mudik Gratis Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Setelah sukses menggelar pelayaran perdana jalur laut dari Jayapura menuju Kasonaweja dan Biak, kini moda transportasi jalur darat resmi dilaksanakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathius Hartono Wally, turun langsung meninjau pelaksanaan mudik gratis moda darat di Terminal Tipe A Entrop, Kota Jayapura, Sabtu (20/12/2025).

Pantauan di lapangan menunjukkan Terminal Entrop dipadati masyarakat yang telah mendaftar dan bersiap mengikuti program mudik gratis menggunakan bus menuju berbagai daerah tujuan di Papua.

Mathius menjelaskan, pada keberangkatan perdana jalur darat ini, sebanyak 57 penumpang diberangkatkan dari Jayapura menuju Kabupaten Sarmi menggunakan tiga unit bus.

“Program mudik gratis jalur darat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat selama momentum Natal dan Tahun Baru,” ujar Mathius Wally di sela-sela peninjauan.

Ia merinci, jadwal dan rute mudik gratis jalur darat pada Sabtu pagi meliputi:
Jayapura–Sarmi: 3 bus (57 penumpang)
Jayapura–Taja: 1 bus (19 penumpang)
Jayapura–Senggi: 1 bus (19 penumpang)
Biak–Supiori: 1 bus (19 penumpang)
Sarmi–Jayapura: 3 bus (57 penumpang)

Sementara pada jadwal keberangkatan sore hari, dilayani rute:
Jayapura–Sarmi: 2 bus (38 penumpang)
Sarmi–Jayapura: 2 bus (38 penumpang)

“Program mudik gratis ini merupakan pelaksanaan perdana pada masa Nataru dan menjadi bagian dari persiapan peluncuran resmi yang direncanakan akan dilakukan oleh Bupati Sarmi,” jelas Mathius.

Seluruh peserta mudik gratis, lanjutnya, dilayani menggunakan armada bus DAMRI dengan pengawasan petugas guna memastikan kelancaran serta keselamatan perjalanan.

“Pemerintah berharap program ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas warga dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, khususnya di wilayah Papua,” imbuhnya. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *