SOLO, Papuaterkini.com – Kebutuhan akan akses bantuan hukum gratis bagi masyarakat tidak mampu terus menjadi perhatian berbagai pihak. Menjawab kebutuhan tersebut, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Solo Justice & Peace resmi terpilih sebagai pemenang seleksi Pengadaan Layanan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) pada Pengadilan Negeri Surakarta untuk Tahun Anggaran 2026.
Seleksi Pengadaan Layanan Posbakum tersebut dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Surakarta pada Desember 2025. LBH Solo Justice & Peace menjadi salah satu peserta dan berhasil lolos setelah melalui tahapan seleksi yang ketat. Penetapan pemenang diumumkan secara resmi pada 23 Desember 2025 melalui akun media sosial Instagram Pengadilan Negeri Surakarta.
Dengan ditetapkannya sebagai pemenang, sepanjang tahun 2026 LBH Solo Justice & Peace akan hadir langsung di Pengadilan Negeri Surakarta untuk memberikan layanan bantuan hukum cuma-cuma (gratis) kepada masyarakat tidak mampu di Surakarta dan sekitarnya.
Ketua LBH Solo Justice & Peace, Adv. Asri Purwanti, S.H., M.H., CIL, CPM, menilai capaian tersebut sebagai awal yang baik dalam upaya pemenuhan hak masyarakat miskin terhadap akses keadilan. Ia menegaskan kesiapan lembaganya menjalankan amanah tersebut dengan dukungan advokat-advokat muda yang berkompeten.
“Saya mengucapkan syukur kepada Tuhan karena kami berhasil memenangkan tender Posbakum Pengadilan Negeri Surakarta. Ini menjadi tujuan dan visi kami sejak 2025 untuk bisa hadir di seluruh Posbakum pengadilan,” ujar Asri Purwanti.
Ia menambahkan, keberhasilan ini bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, yang terpenting adalah komitmen menjalankan program Kementerian Hukum Republik Indonesia dalam memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat tidak mampu.
“Target kami ke depan adalah meraih akreditasi A, sehingga seluruh tim advokat LBH Solo Justice & Peace akan bekerja maksimal membantu masyarakat pencari keadilan,” katanya.
Sementara itu, Yuliyanto, S.H., M.H, selaku Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pengawas LBH Solo Justice & Peace, menyampaikan apresiasi dan menekankan bahwa capaian ini merupakan tanggung jawab besar ke depan. Ia menyebutkan, pihaknya akan memperkuat organisasi dengan merekrut relawan dan advokat muda yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat miskin yang berhadapan dengan hukum.
“Target saya pada tahun 2026 adalah merekrut sebanyak-banyaknya advokat muda dan menangani minimal 100 perkara, sebagai persiapan verifikasi organisasi LBH terakreditasi oleh Kementerian Hukum RI pada 2027,” ungkap Direktur LBH Papua Justice & Peace ini.
Yuliyanto juga mengakui bahwa dirinya menghidupkan kembali LBH Solo Justice & Peace yang sempat vakum hingga akhirnya berhasil bekerja sama dengan Posbakum Pengadilan Negeri Surakarta.
Advokat muda asal Papua ini sebelumnya juga mendirikan LBH Papua Justice & Peace serta menggagas pendirian LBH di sejumlah kota lain di Indonesia, seperti Merauke, Jakarta, Surabaya, Manado, Sulawesi, dan Surakarta.
“Ke depan, kami juga berencana membuka LBH Batam Justice & Peace.
Bagi advokat atau paralegal yang berminat bergabung sebagai relawan, dapat menghubungi 0811-482-345,” pungkasnya.(bat)















