JAYAPURA, Papuaterkini.com – Ketua Srikandi Himpunan Kerukunan Jawa Sunda Madura (HKJSM) Papua, Budi Dayani, mengajak seluruh perempuan yang tergabung dalam Srikandi HKJSM untuk terus berperan aktif membangun Papua yang cerah, harmonis, dan sejahtera.
Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan Dzikir, Refleksi Akhir Tahun 2025, dan Resolusi 2026 yang digelar di Aula Asrama Haji Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, Minggu (28/12/2025).
Dalam refleksinya, Budi Dayani menyampaikan rasa syukur atas perjalanan organisasi sepanjang tahun 2025 yang dinilainya penuh hikmah dan pelajaran berharga. Sejak pelantikan DPW Srikandi HKJSM Papua pada 9 November 2025 di Jayapura, Srikandi HKJSM telah menunjukkan komitmen nyata melalui berbagai program sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.
“Sejak pelantikan, kami langsung bergerak dengan rapat-rapat intens untuk menyusun program jangka pendek dan jangka panjang. Alhamdulillah, beberapa agenda sudah terlaksana dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Budi Dayani.
Ia memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dilakukan Srikandi HKJSM Papua sepanjang 2025, di antaranya jalan sehat dan aksi angkat sampah setiap Sabtu di kawasan Car Free Day (CFD), partisipasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) II Forum Komunikasi Lintas Kerukunan Nusantara (LKN), senam sehat bersama HKJSM, serta kunjungan kasih dalam rangka Hari Ibu, Natal, dan Tahun Baru.
Kunjungan kasih tersebut dilakukan ke sejumlah lokasi, seperti Gereja Paroki Santo Willibrordus Arso Kota, Yayasan Humania Tuna Netra Polimak, serta panti jompo di kawasan Pos 7 Sentani. Selain itu, Srikandi HKJSM juga membagikan bingkisan Natal kepada pengurus dan melakukan silaturahmi dengan keluarga besar HKJSM.
“Semua kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi wujud kepedulian dan kebersamaan kami untuk keluarga besar etnis Jawa, Sunda, Madura, serta masyarakat Papua. Inilah cerita kebersamaan menuju visi ‘Papua Cerah: Cerdas, Sejahtera, Harmoni’,” katanya.
Budi Dayani menekankan pentingnya rasa syukur, soliditas, dan kekompakan dalam organisasi. Ia mengajak seluruh anggota Srikandi HKJSM untuk tetap bersatu, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, serta terus berkontribusi bagi pembangunan Papua yang damai dan maju, sejalan dengan semangat Otonomi Khusus dan visi Indonesia Emas 2045.
“Meski kita memiliki keterbatasan waktu karena keluarga dan pekerjaan, amanah organisasi adalah tanggung jawab bersama. Berperan aktiflah, walau hanya satu jam dalam seminggu. Komitmen dan soliditas adalah kunci kekuatan kita,” tegasnya.
Menghadapi tahun 2026, Budi Dayani mengajak Srikandi HKJSM Papua untuk meningkatkan konsolidasi internal, memperkuat komunikasi eksternal dengan lembaga dan mitra pemerintah, serta mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui penguatan UMKM.
“Tahun 2025 adalah awal langkah kita. Tahun 2026 harus menjadi tahun aksi nyata. Mari bangun kepengurusan hingga ke kabupaten, jalankan program kerja Srikandi HKJSM, dan tingkatkan peran perempuan dalam ekonomi keluarga,” pungkasnya.
Ia menutup refleksi akhir tahun dengan doa agar HKJSM Papua senantiasa diberi kekuatan, keberkahan, dan keikhlasan dalam melayani masyarakat serta bangsa. (bat)















