Tak Masuk Kepengurusan Baru, Laurenzus Kadepa Pastikan Sudah Keluar dari NasDem Papua Tengah

Laurenzus Kadepa.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Politisi Papua, Laurenzus Kadepa, secara resmi menyatakan telah mengundurkan diri dari kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Papua Tengah.

Pengunduran diri tersebut telah dilakukan sejak tahun lalu saat dirinya menjabat sebagai Wakil Ketua DPW NasDem Papua Tengah.

Laurenzus mengungkapkan rasa syukurnya karena namanya tidak lagi tercantum dalam struktur kepengurusan DPW NasDem yang baru. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa dirinya sudah tidak lagi menjadi bagian dari Partai NasDem.

“Tahun lalu saya sudah mengundurkan diri dari kepengurusan DPW Partai NasDem Provinsi Papua Tengah sebagai Wakil Ketua DPW. Saya bersyukur nama saya sudah tidak ada dalam kepengurusan baru dan ini menunjukkan saya sudah tidak lagi anggota partai,” ujar Laurenzus dalam pernyataannya.

Ia menjelaskan, dirinya mulai bergabung dengan Partai NasDem sejak tahun 2014 sebagai Wakil Ketua DPW Papua, dan kembali dipercaya menjabat posisi serupa setelah Provinsi Papua Tengah terbentuk. Namun, keputusan untuk mundur dari partai diambil atas dasar kemauan pribadi.

“Pilihan pengunduran diri dari Partai NasDem adalah kemauan pribadi. Saya berharap keputusan-keputusan pribadi seperti ini tidak memutuskan hubungan kekerabatan yang sudah terbangun selama ini,” katanya.

Laurenzus juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pendiri Partai NasDem, Surya Paloh, serta jajaran DPP Partai NasDem atas kebersamaan selama hampir satu dekade dalam membesarkan partai, khususnya di Tanah Papua.

“Terima kasih kepada Bapak Surya Paloh dan pihak DPP yang selama hampir 10 tahun kami jatuh bangun bersama partai ini. Khusus di Papua, Partai NasDem bisa berkembang cepat berkat perjuangan bersama,” ungkapnya.

Meski demikian, Laurenzus mengakui bahwa perbedaan pandangan di internal partai di tingkat daerah menjadi salah satu faktor yang mendorong banyak pengurus lama, termasuk dirinya, memilih untuk mengundurkan diri.

Ia menegaskan bahwa keputusannya keluar dari Partai NasDem tidak disertai konflik personal, dan tetap berharap kepengurusan baru dapat membawa Partai NasDem Papua Tengah ke arah yang lebih baik ke depan.

“Saya bangga dan bersyukur nama saya sudah tidak ada dalam kepengurusan baru, dan itu menandakan saya sudah tidak lagi menjadi anggota Partai NasDem,” pungkasnya.(bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *