JAYAPURA, Papuaterkini.com – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Sasak Lombok Indonesia (ASLI) Kota dan Kabupaten Jayapura periode 2026–2031 resmi dilantik oleh Ketua DPW ASLI Papua, H. Tarmizi Tahir, di Aula LPTQ Provinsi Papua, Kotaraja, Abepura, Minggu (25/1/2026).
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-III DPW ASLI Provinsi Papua yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa persaudaraan lintas suku dan budaya.
Untuk DPD ASLI Kabupaten Jayapura, susunan Dewan Pengurus Harian (DPH) dipimpin oleh Ketua Lalu Mustiadi, Wakil Ketua Lalu Suhaili, Sekretaris Rizal Wahyu Amri, Wakil Sekretaris Kerin Tiara Sapuan, Bendahara Febriani, dan Wakil Bendahara Nur Mia Taulo, beserta sejumlah kepala divisi.

Sementara itu, DPD ASLI Kota Jayapura diketuai oleh Fiktor, Wakil Ketua Akmad Eka Patra, Sekretaris Pika Wira Dharma, Wakil Sekretaris Rizaldi, Bendahara Muhammad Jadid, dan Wakil Bendahara Abdul Hamid, bersama jajaran divisi.
Acara pelantikan dan harlah turut dihadiri Staf Khusus Gubernur Papua, Erwin Rusdyansyah, ST, Ketua Umum DPP ASLI H. Lalu Mas’ud Kholah, Sekjen Forum Komunikasi Lintas Kerukunan Nusantara (Forkom LKN) Papua H. Junaedi Rahim, serta para ketua paguyuban dari berbagai daerah.
Peringatan Harlah III DPW ASLI Papua ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum DPP ASLI bersama Staf Khusus Gubernur Papua, Sekjen Forkom LKN Papua, dan pimpinan paguyuban sebagai simbol rasa syukur dan komitmen menjaga persatuan.
Dewan Pembina DPW ASLI Papua, Lalu Suherman, menegaskan bahwa pelantikan DPD ASLI Kota dan Kabupaten Jayapura menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kerukunan dan persatuan di Tanah Papua.
“Papua adalah rumah besar bagi banyak suku, budaya, dan agama. Organisasi sosial seperti ASLI, KKBL, dan KKBD memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan dan membangun persaudaraan multikultural yang menyejukkan,” ujarnya.
Ketua Umum DPP ASLI, H. Lalu Mas’ud Kholah, menyampaikan bahwa Papua merupakan miniatur Indonesia dengan keberagaman yang sangat kaya. Menurutnya, ASLI yang baru berusia empat tahun hadir sebagai jembatan komunikasi lintas budaya dan lintas agama.
“ASLI bertujuan memperkuat identitas budaya Sasak di mana pun berada, namun tetap menghormati dan menjunjung tinggi budaya lokal. Semua harus berjalan dalam bingkai NKRI dan nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk mempromosikan potensi wisata Lombok dan Bali, khususnya Lombok yang kini semakin dikenal dunia melalui ajang internasional seperti MotoGP. Para peserta pun diajak untuk berkunjung dan menikmati kekayaan budaya Sasak serta keindahan alam Lombok.

Sekjen Forkom LKN Papua, H. Junaedi Rahim, dalam sambutannya mengatakan bahwa Papua menjadi tempat berkumpulnya berbagai paguyuban dari Buton, Jawa, Sunda, Madura, Aceh, Maluku Utara, Sulawesi Barat, dan daerah lainnya.
“Kerukunan itu mudah dibentuk, tetapi merawatnya membutuhkan komitmen moral, keterbukaan, dan kerja sama yang berkelanjutan. Pengurus paguyuban harus bekerja tanpa pamrih dan terus membangun hubungan baik dengan masyarakat,” katanya.
Ia berharap dengan terbentuknya DPD ASLI Kota dan Kabupaten Jayapura, semangat persaudaraan dan toleransi di tanah rantau semakin kuat, serta setiap persoalan dapat diselesaikan dengan dialog dan musyawarah.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri dalam sambutan tertulis yang disampaikan Staf Khusus Gubernur Papua, Erwin Rusdyansyah, ST, menyampaikan apresiasi atas dukungan DPW ASLI Papua selama ini terhadap pemerintah daerah.
“Gubernur berharap ASLI tetap solid, menjaga silaturahmi, dan terus mengawal serta mendukung program pembangunan Papua lima tahun ke depan dalam bingkai NKRI,” ujar Erwin.
Pada kesempatan tersebut, Staf Khusus Gubernur Papua juga menyerahkan bantuan Gubernur Papua kepada pengurus DPW ASLI Papua sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas organisasi kemasyarakatan yang berkontribusi menjaga stabilitas sosial dan persatuan di Papua.(bat)















