Bupati Markus Mansnembra Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Gereja GKI Silo Serbin di Numfor Barat

Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, S.H., M.M., saat meninjau langsung lokasi kebakaran Gedung Gereja GKI Silo Serbin di Kampung Serbin, Distrik Numfor Barat, Kamis (29/1/2026). (Foto: Humas Pemda)
banner 120x600

BIAK, Papuaterkini.com – Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, S.H., M.M. meninjau langsung lokasi kebakaran Gedung Gereja GKI Silo Serbin di Kampung Serbin, Distrik Numfor Barat, Kamis (29/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa warga jemaat, sekaligus memastikan percepatan rencana renovasi gereja agar aktivitas ibadah dapat kembali normal.

Dalam kunjungannya, Bupati menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah bertujuan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan bangunan gereja yang mengalami kebakaran beberapa waktu lalu. Akibat kejadian tersebut, warga jemaat hingga kini belum dapat melaksanakan ibadah di gedung gereja dan masih menggunakan tempat ibadah sementara.

“Saat ini kami berada di Gedung Gereja GKI Silo Serbin untuk melihat langsung kondisi bangunan yang mengalami kebakaran. Akibat peristiwa ini, warga jemaat belum bisa beribadah di gereja dan sementara menggunakan tempat ibadah darurat,” ujar Bupati.

Bupati Markus menjelaskan, tingkat kerusakan gedung gereja diperkirakan mencapai 60 hingga 70 persen, dengan kerusakan paling parah berada pada bagian atap bangunan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor akan segera melakukan perencanaan teknis agar proses renovasi dapat dilakukan secepat mungkin sesuai kondisi lapangan.

“Kita akan segera melakukan perencanaan agar gedung gereja ini bisa direnovasi. Kami mohon dukungan dari seluruh warga jemaat dan masyarakat supaya pembangunan kembali rumah Tuhan ini dapat berjalan dengan baik, sehingga jemaat dapat kembali beribadah dengan nyaman,” tambahnya.

Selain itu, Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak saling menyalahkan pasca musibah kebakaran, melainkan mengedepankan semangat persatuan dan kebersamaan dalam membangun kembali sarana ibadah.

“Dengan adanya musibah ini, jangan ada saling tuduh. Mari kita bersama-sama membangun kembali rumah Tuhan ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang telah membantu mengamankan lokasi kejadian serta mendukung proses penanganan dan penyelidikan pascakebakaran.

Diketahui, musibah kebakaran Gereja GKI Silo Serbin terjadi pada 19 Januari 2026. Gereja tersebut memiliki jumlah jemaat sekitar 273 orang. Sejak kejadian itu, seluruh aktivitas ibadah jemaat dilaksanakan di tempat ibadah sementara.

Pada kunjungan tersebut, Bupati Biak Numfor didampingi oleh staf ahli, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Distrik Numfor Barat, serta aparat kampung setempat. Kehadiran rombongan pemerintah daerah menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pemulihan sarana ibadah masyarakat pasca musibah kebakaran. (un)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *