JAYAPURA, Papuaterkini.com – Musyawarah Pastoral Mee (Muspas Mee) ke-VIII yang resmi dimulai pada Senin, 2 Februari 2026, mendapat apresiasi dari Laurenzus Kadepa, perwakilan Kaum Awam Katolik Tanah Papua.
Ia menilai Muspas Mee sebagai wujud nyata komitmen Gereja Katolik dalam menjawab tantangan sosial, budaya, dan kemanusiaan umat di Tanah Papua, khususnya wilayah Mee Pago.
Muspas Mee ke-VIII dibuka dengan misa kudus yang dipimpin Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, dan dihadiri sekitar 3.268 peserta dari perwakilan lima dekanat. Misa pembukaan berlangsung pukul 10.00 WIT di Paroki Kristus Jaya Komopa, Kabupaten Paniai, yang menjadi pusat kegiatan.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai Senin, 2 Februari hingga Minggu, 8 Februari 2026, dengan mengusung tema “Saling Menghidupkan – Iya Iya Akatiyake” dan subtema “Aku Menjaga dan Mengelola Damai Koya Kou Ani Doutou Ma Ida Awiima.”
Laurenzus Kadepa menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada Gereja Katolik di Tanah Papua, khususnya Keuskupan Timika, atas digagasnya Muspas Mee yang dinilainya sebagai forum penting bagi refleksi dan evaluasi pelayanan pastoral Gereja.
“Ini adalah bentuk komitmen Gereja Katolik dalam menjawab tantangan sosial, budaya, dan kemanusiaan umat yang berbasis pada wilayah pelayanannya,” ujar Laurenzus.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah Kabupaten Paniai dan Deiyai, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, para sponsor, umat, hingga panitia pelaksana yang diketuai Yunus Kadepa beserta seluruh jajarannya.
Menurut Laurenzus, Muspas Mee ke-VIII diharapkan menjadi forum strategis bagi Gereja Katolik wilayah Mee Pago untuk mengevaluasi serta merumuskan arah pelayanan pastoral yang lebih kontekstual, partisipatif, dan berpihak pada kehidupan umat.
“Saya mengucapkan selamat melaksanakan Muspas Mee ke-VIII pada tanggal 2–9 Februari 2026 di Paroki Kristus Jaya Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika. Semoga kegiatan ini membawa buah nyata bagi kehidupan umat,” tutupnya. (bat)















