Irwanto–Akmal Jadi Satu-satunya Tim Luar Papua Lolos Semifinal Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Cup 2026

Akmal (Kaos Putih) bersama Irwanto (Gardu 168 Timika) bertanding melawan Rusman dan M Syamsir (Gardu EDC) di perempat final Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Papua Cup di GOR Waringin Kota Jayapura, Minggu, 8 Februari 2026, malam.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Ajang Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Papua Cup 2026 yang digelar di GOR Waringin Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, menghadirkan persaingan sengit antar atlet domino dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari ketatnya persaingan tersebut, pasangan Irwanto dan Akmal dari Gardu 168 Timika, Papua Tengah, mencatatkan prestasi membanggakan.

Irwanto dan Akmal menjadi satu-satunya tim dari luar Provinsi Papua yang berhasil melangkah ke babak semifinal turnamen nasional domino pertama yang digelar di Bumi Cenderawasih itu.

Pencapaian tersebut sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika.

“Saya merasa bangga bisa mewakili Papua Tengah, khususnya Timika, dan berhasil masuk semifinal Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Papua Cup ini. Apalagi kami datang dari daerah, tentu ini kebanggaan besar,” ujar Akmal kepada wartawan.

Akmal mengakui, keikutsertaannya dalam turnamen nasional domino bukan yang pertama kali. Ia bersama pasangannya telah dua kali mengikuti ajang nasional, bahkan beberapa kali tampil di turnamen bergengsi yang digelar di Jakarta dan Makassar.

“Mudah-mudahan kami bisa lolos ke final, meraih juara, dan membawa pulang prestasi terbaik,” katanya penuh optimisme.

Sementara itu, Ketua Pengprov PORDI Papua Tengah, Andi Aso Pawatangi, turut menyampaikan rasa bangganya atas capaian atlet domino asal Papua Tengah tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Irwanto dan Akmal menembus empat besar tidak lepas dari pengalaman dan jam terbang yang cukup tinggi.

“Atlet yang masuk empat besar ini memang memiliki pengalaman dari berbagai kejuaraan nasional, termasuk Piala Wali Kota Jayapura Cup yang sebelumnya berhasil mereka menangi. Tentu kami sangat bangga,” ujarnya.

Andi Aso menambahkan, prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan dan seleksi atlet yang rutin dilakukan. Saat ini, Papua Tengah tercatat memiliki sekitar 320 gardu domino, dengan lima pasangan atlet yang dikirim ke turnamen ini.

“Dari lima pasang yang kami kirim, dua pasang masuk 16 besar dan Irwanto–Akmal berhasil menembus empat besar. Ini menjadi ajang pembuktian bahwa pembinaan yang kami lakukan berjalan dengan baik,” pungkasnya. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *