BANTEN, Papuaterkini.com — Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun ke-6 Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menjadi ajang apresiasi bagi pemimpin daerah yang dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan unggul dan berdampak nyata.
Dalam malam Anugerah yang digelar di Ballroom Hotel Horison Ultima Ratu, Banten, Sabtu (8/2/2026), Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri dianugerahi Golden Leader Award JMSI 2026.
Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Yery Agus Yudianto, S.Kom., M.Si, yang hadir mewakili Gubernur Papua.
Golden Leader Award diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan yang dinilai memiliki visi kuat, integritas, serta komitmen nyata dalam mendorong perubahan dan kemajuan daerah, khususnya dalam tata kelola pemerintahan yang terbuka dan penghormatan terhadap kebebasan pers.
Malam Anugerah HPN 2026 dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Wakil Menteri HAM Mugiyanto, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, jajaran Dewan Pers, serta para gubernur dan bupati dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa HPN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi sekaligus konsolidasi demokrasi.
Ketua Umum JMSI Teguh Santosa dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-6 JMSI menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi sejak dideklarasikan pada 8 Februari 2020, sehari sebelum Hari Pers Nasional. Selama enam tahun, JMSI konsisten mendorong tumbuhnya pers siber yang profesional, mencerahkan, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“JMSI sudah berusia enam tahun dan mengusung tema Bikin Terang Indonesia. Tema ini lahir dari keyakinan bahwa masyarakat pada akhirnya akan mencari informasi yang mencerahkan, bermanfaat, konstruktif, dan produktif,” ujar Teguh.
Ia menegaskan, di tengah derasnya arus disinformasi, media siber dituntut berperan sebagai penjernih ruang publik. Oleh karena itu, JMSI terus mendorong penguatan etika, kualitas jurnalistik, serta tanggung jawab sosial media.
Teguh juga menjelaskan bahwa Golden Leader Award merupakan kategori baru JMSI sebagai respons atas kebutuhan bangsa terhadap pemimpin berkelas yang inovatif, berintegritas, dan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
“Golden Leader terinspirasi dari kebutuhan bangsa akan pemimpin-pemimpin yang tidak hanya kuat dalam wacana, tetapi hadir dengan kerja dan hasil,” tegasnya.
Penganugerahan Golden Leader Award kepada Gubernur Papua dinilai mencerminkan kepemimpinan yang mampu menjaga stabilitas daerah, memperkuat pelayanan publik, serta membuka ruang kemitraan yang sehat dengan pers. Bagi JMSI, sinergi antara pemerintah dan media merupakan prasyarat utama bagi terwujudnya demokrasi yang sehat.
Selain Golden Leader Award, JMSI juga menganugerahkan Golden Media, Golden Social Media, serta penghargaan bagi wartawan dan media siber berkualitas. Seluruh rangkaian penghargaan tersebut menjadi bagian dari komitmen JMSI dalam memperkuat ekosistem pers nasional yang independen, profesional, dan bertanggung jawab di era digital. (bat)















