Peak Season Lebaran, Penumpang Kapal PELNI di Jayapura Diprediksi Tembus 12 Ribu 

Kepala Cabang PT PELNI (Persero) Jayapura, Nurul Azhar didampingi Staf Marketing Yuliza saat pers conference, Senin, 9 Maret 2026.
banner 120x600
----
----
----
------

JAYAPURA, Papuaterkini.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menyiapkan armada kapal untuk melayani angkutan penumpang pada momentum Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 1447 Hijriah. Secara nasional, PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis.

Khusus untuk wilayah Jayapura, PELNI menyiapkan lima kapal penumpang dan tiga kapal perintis yang akan melayani rute menuju dan dari Pelabuhan Jayapura selama periode angkutan Lebaran.

“Untuk Jayapura akan dilayani lima kapal penumpang dan tiga kapal perintis yang masuk ke Pelabuhan Jayapura. Itu armada yang sudah disiapkan oleh PT PELNI,” kata Kepala Cabang PT PELNI Jayapura, Nurul Azhar, didampingi Staf Marketing Yuliza dalam konferensi pers, Senin (9/3/2026).

Nurul Azhar memperkirakan puncak arus penumpang angkutan Lebaran di Pelabuhan Jayapura akan terjadi pada 20 hingga 21 Maret 2026. Pada periode tersebut, jumlah penumpang diprediksi mencapai 10.000 hingga 12.000 orang.

Ia menjelaskan, sebelum puncak arus Lebaran, tiga kapal penumpang dijadwalkan masuk ke Pelabuhan Jayapura, yakni KM Sinabung pada 11 Maret, KM Gunung Dempo pada 13 Maret, dan KM Cermai pada 16 Maret 2026.

“Estimasi penumpang untuk tiga kapal tersebut sekitar 4.000 sampai 5.000 orang,” ujarnya.

Dalam menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran, PELNI juga akan melakukan monitoring bersama pihak terkait, termasuk Kementerian Perhubungan dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Jayapura melalui pembukaan Posko Angkutan Lebaran.

Menurut Nurul, berbagai persiapan telah dilakukan sejak jauh hari, termasuk pemeriksaan kelayakan kapal atau ramp check serta pemenuhan seluruh perizinan dari regulator.

Selain itu, PELNI juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang bagi penumpang selama pelayaran, seperti mini teater atau mini sinema, ruang laktasi, mushola, tenant makanan, kafe, serta layanan WiFi di atas kapal.

“Penumpang juga memiliki opsi untuk melakukan upgrade dari layanan ekonomi ke layanan premium atau premium plus. Namun khusus untuk KM Sinabung, masih tersedia kamar kelas yang bisa langsung dibeli,” jelasnya.

Nurul mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui agen resmi maupun aplikasi Pelni Mobile guna menghindari praktik percaloan.

Ia juga meminta calon penumpang membawa barang secukupnya mengingat potensi lonjakan penumpang selama musim mudik.

“Kami juga mengingatkan agar penumpang tidak membawa barang-barang terlarang seperti bahan mudah terbakar, hewan yang dilindungi, senjata tajam maupun narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Marketing PT PELNI Cabang Jayapura, Yuliza, mengatakan pihaknya masih memberlakukan program stimulus ekonomi berupa diskon tiket sebesar 30 persen menjelang Lebaran.

“Program diskon berlaku untuk keberangkatan mulai 11 Maret hingga 5 April 2026. Untuk Jayapura, diskon ini berlaku pada KM Sinabung dan KM Gunung Dempo,” katanya.

Selain itu, selama bulan Ramadan, penumpang yang menjalankan ibadah puasa akan mendapatkan layanan makan sahur dan buka puasa di atas kapal.

“Bagi penumpang yang berpuasa akan ada penyesuaian waktu makan. Tiketnya juga akan diberi cap khusus sebagai penanda,” pungkasnya. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *