CIMB Niaga dan IIJ Luncurkan Sustainability Journalism Fellowship 2026

Corporate Communications Head CIMB Niaga Hery Kurniawan (kedua kiri) bersama Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Nany Afrida (kiri), Global Reporting Initiative (GRI) ASEAN Program Manager Lany Harijanti (tampak di layar), dan moderator dari Indonesian Institute of Journalism (IIJ) Asnil Bambani Amri (kanan) saat Webinar Ngabuburit Jurnalis yang sekaligus menjadi kickoff program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship (SJF) 2026 di Jakarta, Senin (9/3/2026).
banner 120x600
----
----
----
------

JAKARTA, Papuaterkini.com – PT Bank CIMB Niaga Tbk bekerja sama dengan Indonesian Institute of Journalism (IIJ) meluncurkan program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship (SJF) 2026, sebuah inisiatif untuk mendorong jurnalis Indonesia berperan aktif dalam aksi keberlanjutan sosial dan lingkungan.

Program kolaborasi ini juga mendapat dukungan dari Global Reporting Initiative (GRI), organisasi internasional yang menyediakan standar pelaporan keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG) bagi dunia bisnis dan organisasi.

Melalui program CIMB Niaga SJF 2026, para jurnalis diberi kesempatan mengembangkan dan mengimplementasikan ide yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan di daerah masing-masing.

Corporate Communications Head CIMB Niaga Hery Kurniawan mengatakan, program tersebut dirancang untuk mendorong jurnalis menjadi pelaku utama dalam mendorong perubahan menuju keberlanjutan.

Menurutnya, jurnalis memiliki pengalaman langsung dalam melihat berbagai persoalan sosial dan lingkungan di lapangan sehingga berpotensi besar melahirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“CIMB Niaga melihat banyak peluang cerita yang dapat dikembangkan sendiri menjadi proyek sosial dan lingkungan oleh jurnalis untuk menunjukkan dampak nyata dari praktik keberlanjutan,” kata Hery dalam acara Webinar Ngabuburit Jurnalis yang menjadi kickoff program CIMB Niaga SJF 2026 di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, CIMB Niaga menyediakan dukungan pendanaan (fellowship) sebesar Rp200 juta bagi jurnalis terpilih untuk merealisasikan ide keberlanjutan mereka.

Program ini terinspirasi dari berbagai ide yang disampaikan jurnalis saat kegiatan Media Gathering CIMB Niaga di sejumlah kota sejak 2024. Ide tersebut antara lain pelestarian hutan di Kediri, pengembangan ekosistem pantai di Yogyakarta, pemeliharaan ekosistem laut di Batam dan Manado, hingga pengembangan tanaman sagu di Jayapura.

“Cerita-cerita inilah yang menginspirasi kami menghadirkan program CIMB Niaga SJF 2026. Kami yakin masih banyak aksi dan cerita inspiratif dari jurnalis di berbagai daerah yang dapat diimplementasikan menjadi solusi keberlanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Direktur Eksekutif IIJ Umar Idris menambahkan, program ini menjadi kesempatan bagi jurnalis untuk terlibat langsung sebagai agent of change dalam aksi keberlanjutan.

Menurutnya, jurnalisme tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga dapat berperan dalam menghadirkan solusi melalui pendekatan jurnalisme konstruktif yang berdampak nyata bagi komunitas dan lingkungan.

“Kami berharap para jurnalis dapat memanfaatkan program ini secara optimal. Ini menjadi bukti bagaimana perbankan dan media massa dapat bergandengan tangan untuk mewujudkan masa depan yang berkelanjutan,” kata Umar.

Dalam webinar tersebut juga hadir Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Nany Afrida, yang menyoroti peran penting jurnalis dalam mengangkat isu keberlanjutan di ruang redaksi maupun di lingkungan sosial.

Selain itu, GRI ASEAN Program Manager Lany Harijanti memaparkan tren global kebijakan keberlanjutan serta peluang kolaborasi antara jurnalis, komunitas, dan berbagai sektor dalam mendorong aksi keberlanjutan.

Program CIMB Niaga SJF 2026 terbuka bagi jurnalis aktif di seluruh Indonesia, baik secara individu maupun kelompok dengan maksimal tiga orang.

Periode kompetisi berlangsung 9 Maret hingga 10 Mei 2026. Peserta dapat mengajukan proposal ide keberlanjutan melalui format yang telah disediakan oleh penyelenggara.
Dari proses seleksi tersebut, CIMB Niaga bersama IIJ dan GRI akan memilih 20 jurnalis yang akan mendapatkan dukungan pendanaan sebesar Rp10 juta per individu untuk merealisasikan ide mereka.

Selain pendanaan, peserta terpilih juga akan mengikuti Sustainability Masterclass yang memberikan pendampingan dari para ahli keberlanjutan dari CIMB Niaga, GRI Indonesia, dan IIJ.

Peserta juga berkesempatan menghasilkan karya jurnalistik mengenai isu keberlanjutan bersama CIMB Niaga. Tiga jurnalis dengan karya terbaik akan mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan sustainability dan volunteer CIMB Niaga di Indonesia Timur.

Program ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak jurnalis untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya berdampak dalam pemberitaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *