Muswil VI PKS Papua, Suherman: Perbedaan Politik Tak Halangi Persatuan

Ketua DPW PKS Papua, Suherman bersama Palson Gubernur Papua Matius Fakhiri - Aryoko Rumaropen dalma acara Muswil VI PKS Papua, di Hotel Horison Kotaraja, Abepura, Minggu, 24 Agustus 2035.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Papua menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI yang berlangsung di Hotel Horison Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, Minggu, 24 Agustus 2025.

Muswil VI PKS Papua ini bertemakan ‘Kokoh Bersama Memajukan Papua untuk Indonesia’ ini, diawali dengan pelantikan struktur kepengurusan MPW, DSW dan DPW PKS Papua.

Dalam kegiatan ini, dihadiri langsung pasangan calon Gubernur Papua Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen atau Mari-Yo, Ketua Tim Koalisi Papua Cerah, Yacob Ingratubun dan pimpinan 16 partai politik.

Ketua DPW PKS Papua, Suherman mengatakan jika Muswil PKS ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

“Hari ini kita memasuki sebuah momen bersejarah, Muswil VI PKS Papua bukan sekedar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi titik awal perjalanan baru untuk memperkokoh komitmen kita dalam membangun Papua melalui tema besar Kokoh Bersama Memajukan Papua untuk Indonesia,” katanya.

Dikatakan, Muswil VI PKS Papua hadir pasca dinamika politik yang cukup panjang yakni PSU Gubernur Papua sebagai pembelajaran.

“Kita semua belajar bahwa politik bukan tentang perpecahan, melainkan tentang persatuan, bukan tentang saling menjatuhkan, tetapi tentang bergandengan tangan, merajut kekuatan bersama demi kemajuan masyarakat Papua ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, struktur kepengurusan PKS Papua yang baru yang telah dikukuhkan, adalah simbol semangat baru, semangat untuk lebih dekat dengan rakyat, semangat untuk menghadirkan keadilan dan semangat untuk memastikan bahwa suara masyarakat Papua benar-benar menjadi energi dan spirit dalam membangun Papua.

“Kami percaya bahwa Papua memiliki potensi yang luar biasa, sumber daya alam, keanekaragaman budaya dan juga generasi muda yang cerdas. Tugas kita saat ini adalah memastikan potensi itu benar-benar menjadi jalan menuju kesejahteraan bersama bagi masyarakat Papua,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Suherman, PKS Papua siap menjadi bagian dari solusi itu.

“Kami merasa tidak bisa bekerja sendirian, karena itu kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah, LSM, para penggerak ekonomi tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh elemen yang ada di tengah-tengah masyarakat,” paparnya.

Untuk itu, Suherman mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjadikan Papua sebagai contoh nyata bahwa perbedaan politik tidak menghalangi persatuan.

“Bahwa setelah kontestasi kita semua bisa bersatu kembali untuk tujuan besar yakni Papua yang damai sejahtera dan maju dengan kata lain Papua Cerah yakni Papua Cerdas, Sejahtera dan Harmoni,” ujarnya.

Melalui Muswil VI PKS Papua ini, Suherman mengajak seluruh kader PKS, para pejabat publik PKS dan seluruh masyarakat Papua untuk niatkan yang kuat, satukan langkah dan berkontribusi dengan hati yang tulus, untuk memajukan Papua untuk generasi Papua yang akan datang. (bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *