Pemprov Papua dan BKKBN Siapkan Peluncuran Kartu JALAN Berkolaborasi dengan Program Nasional SIDAYA

Gubernur Papua Matius D Fakhiri foto bersama Kepala BKKBN Papua Sarles Brabar dan jajaran serta Ketua Kadin Papua Ronald Antoni dalam. Pertemuan di ruang Gubernur, Senin, 24 November 2025.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Pemerintah Provinsi Papua bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua resmi mematangkan kolaborasi program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan lanjut usia (lansia). Dua program, yakni Kartu Jaminan Sosial Lanjut Usia (JALAN) dan Program Nasional Lansia Berdaya (SIDAYA), direncanakan akan diluncurkan bersamaan pada 5 Desember 2025.

Kepala BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, mengatakan bahwa pertemuan koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya antara Gubernur Papua Matius Fakhiri dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN di Jakarta.

“Pertemuan koordinasi ini menyusul pertemuan sebelumnya antara Gubernur Papua dengan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN di Jakarta,” ujar Brabar usai bertemu Gubernur di Jayapura, Senin (24/11/2025).

Instruksi Menteri: Kolaborasi Harus Segera Dilakukan

Brabar menjelaskan, sinergi ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, agar peluncuran dua program dapat dilakukan secara bersamaan.

“Jadi memang Pak Menteri meminta kolaborasi segera dilakukan agar peluncuran dapat dilaksanakan bersamaan,” tegasnya.

Kartu JALAN Terintegrasi Fasilitas Nasional

Kartu JALAN, program unggulan Gubernur Papua, akan dirancang bukan sekadar kartu jaminan sosial, tetapi juga terhubung dengan berbagai fasilitas transportasi nasional. Lansia penerima manfaat akan menikmati berbagai bentuk kemudahan dan potongan harga.

“Dalam Kartu JALAN ini ada program-program yang dikolaborasikan secara nasional. Lansia bisa bepergian dengan diskon, baik naik kereta, pesawat, hingga kapal laut. Ini atas instruksi kementerian yang berkoordinasi dengan Presiden,” jelas Brabar.

Program ini akan diprioritaskan bagi lansia berusia 60 tahun ke atas, meskipun kategori lansia secara umum dimulai pada usia 55 tahun.

Gubernur Fakhiri Siapkan Pusat Kegiatan Lansia di Kota Jayapura

Selain integrasi program sosial, Pemprov Papua juga menyiapkan dukungan pembangunan fisik. Menurut Brabar, Gubernur Fakhiri berencana menjadikan Taman Ampera, Kota Jayapura, sebagai pusat kegiatan lansia sekaligus role model pengembangan layanan lansia di Papua.

“Taman Ampera direncanakan direnovasi menjadi pusat kegiatan lansia. Kolaborasinya melibatkan Dinas Kesehatan, PUPR, dan instansi terkait lainnya,” ungkapnya.

Diharapkan Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia Papua

Kolaborasi Pemprov Papua dan BKKBN ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kemandirian dan kualitas hidup lansia di Papua. Kehadiran Kartu JALAN yang terintegrasi SIDAYA disebut sebagai langkah nyata pemerintah dalam memastikan kesejahteraan generasi senior di Tanah Papua.(bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *