JAYAPURA, Papuaterkini.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama Bupati Mimika Johannes Rettob menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Papua Divestasi Mandiri (PDM) Tahun Buku 2024 sebagai bagian dari evaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola saham divestasi PT Freeport Indonesia. RUPS digelar di Jayapura, Rabu (26/11/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Papua Suzana Wanggai, Plt. Kepala Bapperida Papua Muflih Musa’ad, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Andry, Asisten I Sekda Papua Yohanes Walilo, serta jajaran Komisaris dan Direksi PT Papua Divestasi Mandiri.
Evaluasi Kinerja dan Rencana RUPS Luar Biasa
Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa RUPS tahunan merupakan bagian dari mekanisme pertanggungjawaban Komisaris dan Direksi PT Papua Divestasi Mandiri terkait tata kelola dan tindak lanjut pengelolaan dividen dari PT Freeport Indonesia.
“Tadi kami sudah mendapat penjelasan. Ke depan kami berharap pada Januari 2026 bisa dilakukan RUPS luar biasa untuk evaluasi, mengingat ada beberapa komisaris dan direksi yang sakit dan mengundurkan diri,” ujar Fakhiri.
Ia menekankan perlunya manajemen BUMD bekerja lebih profesional, efektif, dan transparan agar target yang diupayakan selama ini dapat tercapai serta dipertanggungjawabkan.
“Ini momen penting untuk memastikan BUMD bekerja profesional, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi daerah, terutama masyarakat Papua,” tegasnya.
Penguatan Kerja Sama Papua–Mimika
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Pemerintah Provinsi Papua telah menyepakati sejumlah langkah strategis dalam RUPS untuk memperkuat tata kelola saham divestasi.
“Kami sangat berharap apa yang sudah kita usahakan bersama bisa menjadi sesuatu yang luar biasa bagi masyarakat di seluruh Papua,” kata Rettob.
Ia menegaskan bahwa sinergi antar pemerintah daerah menjadi kunci untuk memastikan manfaat divestasi Freeport benar-benar dirasakan masyarakat.
Tentang PT Papua Divestasi Mandiri
PT Papua Divestasi Mandiri merupakan BUMD yang dibentuk untuk mengelola saham divestasi PT Freeport Indonesia sebesar 10 persen yang diperuntukkan bagi Papua. Dari total saham tersebut:
- 3 persen dikelola Pemerintah Provinsi Papua
- 7 persen dikelola Pemerintah Kabupaten Mimika
Perusahaan ini bertanggung jawab mengelola aset dan dividen guna memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Papua. (bat















