Gerindra Papua Gelar Konsolidasi Bersama 4 DPC, Yanni: Kita Siapkan Kemenangan Pemilu 2029

banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – DPD Partai Gerindra Provinsi Papua menggelar konsolidasi dan silaturahmi bersama pengurus empat DPC Gerindra dari Dapil I yang berlangsung di Sekretariat DPD Partai Gerindra Papua, Padang Bulan, Heram, Kota Jayapura, Kamis (27/11/2025).

Empat DPC yang hadir yakni DPC Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Sarmi. Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, SH, MH, MSos, serta dihadiri Ketua Harian Partai Gerindra Papua Giovano Pattipawae, Anggota DPR Papua Yeyen, Johanes Wakum, dan sejumlah anggota DPR kabupaten/kota.

Konsolidasi Rutin untuk Penguatan Struktur Gerindra

Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni, menyampaikan bahwa konsolidasi menjadi agenda penting untuk memperkuat struktur partai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

“Hari ini kita konsolidasi dengan pengurus DPC dari Dapil I. Konsolidasi sangat penting untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat struktur organisasi Gerindra di semua tingkatan,” jelas Yanni.

Ia menambahkan, konsolidasi tidak hanya dilakukan di Jayapura, tetapi juga akan dilanjutkan ke Kabupaten Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen, Waropen hingga Mamberamo Raya.

“Tahun 2025 segera berakhir dan kita masuk 2026. Semua harus kita persiapkan dari sekarang untuk menghadapi Pemilu 2029. Gerindra harus menjadi pemenang di Provinsi Papua,” tegasnya.

Kader Diminta Sukseskan Program Nasional

Dalam arahannya, Yanni juga menekankan agar seluruh kader Gerindra Papua turut menyukseskan program nasional Presiden dan Wakil Presiden, seperti rogram Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah PutihS, ekolah Rakyat dan Program prioritas lain yang termasuk dalam Asta Cita

Menurutnya, seluruh pengurus dan kader harus bersinergi agar program tersebut dapat berjalan efektif di Papua.

Tanggapi Kasus Irene Sokoy, Gerindra Minta Evaluasi Tanpa Saling Menyalahkan

Terkait kasus meninggalnya ibu hamil Irene Sokoy yang sempat tidak tertolong fasilitas kesehatan, Yanni menyampaikan keprihatinan mendalam.

“Saya pikir ini bukan kasus baru. Banyak kejadian serupa, tetapi kita tidak perlu menoleh ke belakang. Yang penting adalah memberi penguatan dan mendorong evaluasi,” ujarnya.

Yanni meminta anggota DPR Papua dari Gerindra untuk mengingatkan kepala daerah agar tidak saling menyalahkan, tetapi fokus memperbaiki sistem pelayanan kesehatan.

Ia juga menegaskan pentingnya penempatan tenaga medis yang tepat, emenuhan hak-hak paramedis, pelayanan dokter dan perawat yang humanis dannpengawasan standar pelayanan kesehatan.

“Kita tidak perlu saling menyalahkan. Dengan kejadian ini, mari kita evaluasi demi Papua Sehat yang benar-benar sehat, agar makna kemerdekaan kesehatan dirasakan seluruh masyarakat Papua,” pungkasnya. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *