BIAK, Papuaterkini.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus memperkuat komitmennya dalam pemenuhan gizi anak usia dini melalui Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Bersama UNICEF Papua, Pemkab Biak menggandeng satuan pendidikan PAUD/TK untuk meningkatkan kesadaran gizi anak melalui pelatihan peningkatan kapasitas implementasi MBG dan edukasi gizi, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Sosial Kemasyarakatan dan SDM, Aner A.R. Rumakito, mewakili Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra. Dalam sambutan tertulis yang dibacakan, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk memastikan seluruh anak di Biak mendapatkan akses pangan bergizi.
MBG Dorong Pembiasaan Makan Sehat dan Dukung Belajar Optimal
Bupati Markus Mansnembra dalam sambutannya menilai bahwa Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan kebijakan nasional harus dijalankan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
“Program ini tidak hanya untuk meningkatkan status gizi anak, tetapi memastikan mereka bisa belajar dengan optimal tanpa hambatan kelaparan,” tegasnya.
Menurutnya, implementasi MBG akan menciptakan kebiasaan makan sehat, mengurangi beban biaya jajan keluarga, sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal melalui pemanfaatan pangan daerah.
“Edukasi gizi akan memastikan anak dan orang tua memahami pentingnya makanan sehat untuk membentuk generasi yang lebih cerdas dan produktif,” tambahnya.
Pemkab Lakukan Pemantauan Bersama Dinas Terkait
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor memastikan koordinasi lintas perangkat daerah terus dilakukan, terutama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, serta pihak sekolah, untuk memantau perkembangan pelaksanaan MBG.
Pemantauan berkala dinilai penting agar program berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata terhadap kesehatan dan kehadiran anak di sekolah.
UNICEF Papua: MBG Tingkatkan Kehadiran dan Partisipasi Anak
Nutrition Officer UNICEF Tanah Papua, Dwi Kristanto, menegaskan komitmen UNICEF dalam mendukung program prioritas nasional yang sedang diimplementasikan pemerintah, termasuk MBG di Kabupaten Biak Numfor.
“Ini bentuk dukungan kami kepada Pemkab Biak dalam melaksanakan program prioritas nasional MBG,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa program MBG terbukti dapat meningkatkan angka kehadiran, partisipasi belajar anak-anak, sekaligus memperbaiki status gizi mereka.
Dwi juga berharap peningkatan kapasitas yang diberikan tidak berhenti pada sesi pelatihan saja. “Pembiasaan baik harus diterapkan setiap hari, menjadi bagian dari budaya sekolah,” katanya.(un)















