Kejurprov Domino PORDI Papua Digelar di Jayapura, 19 Tim Berebut Tiket Kejurnas 2026

Dari Kanan. Ketua Pengprov PORDI Papua, H Supriadi Laling, SAP bersama Pengurus PORDI, Cintiya R Talantan dan Ketua Pengda PORDI Kabupaten Jayapura, Jhoni Lumbaa menyaksikan peserta mengikuti Kejurprov Domino PORDI Papua di Hotell Horison Kotaraja, Abepura, Minggu, 14 Desember 2025.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua menggelar Kejuaraan Domino Tingkat Provinsi (Kejurprov) Papua yang berlangsung di Hotel Horison Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, Minggu (14/12/2025). Kejuaraan ini menjadi ajang seleksi atlet domino terbaik Papua untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tahun 2026.

Kejurprov PORDI Papua diikuti sebanyak 19 tim yang merupakan hasil seleksi dari dua daerah, yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Peserta terdiri atas tim juara hasil seleksi Pengda PORDI Kota Jayapura peringkat 1 hingga 5, Pengda PORDI Kabupaten Jayapura peringkat 1 hingga 8, serta enam tim tambahan yang lolos melalui babak play off.

Ketua Pengprov PORDI Papua, H. Supriadi Laling, mengatakan Kejurprov Domino Tingkat Provinsi Papua diikuti dua daerah yang kepengurusan PORDI-nya telah resmi dilantik, yaitu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

“Proses seleksi dimulai dari tingkat gardu atau klub di masing-masing daerah. Dari Kota Jayapura, lima pasang terbaik langsung lolos ke tingkat provinsi,” ujar Supriadi Laling.

Sementara itu, lanjutnya, mekanisme seleksi di Kabupaten Jayapura dilakukan secara berbeda karena jumlah gardu yang masih terbatas. Dari Kabupaten Jayapura, delapan tim lolos seleksi awal, kemudian ditambah dengan proses seleksi play off yang diikuti 18 tim dari berbagai turnamen, baik turnamen DPR Cup, Wali Kota Jayapura Cup, Pemkab Jayapura Cup, maupun turnamen eksebisi lainnya.

“Dari 18 tim play off, hanya enam tim yang lolos untuk melengkapi kuota 19 tim di Kejurprov. Selanjutnya, 19 tim ini akan diseleksi untuk menentukan tiga terbaik yang berhak meraih juara I, II, dan III tingkat provinsi serta mewakili Papua di Kejurnas 2026,” jelasnya.

Supriadi Laling yang juga Wakil Ketua III DPR Papua menegaskan bahwa Kejurprov Domino ini tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga semata, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas, persaudaraan, dan persatuan.

“Menang dan kalah itu biasa dalam olahraga. Yang terpenting, kejuaraan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan dan persaudaraan antar-gardu dan klub. PORDI hari ini bukan sekadar rumah bagi pecinta domino, tetapi telah bertransformasi menjadi wadah kebersamaan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengda PORDI Kabupaten Jayapura, Jhoni Lumbaa, berharap melalui seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten dan kota, akan lahir atlet-atlet domino terbaik Papua yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Harapan kami, olahraga domino di bawah naungan PORDI bisa menjadi sarana memperkuat silaturahmi, kekeluargaan, serta menjaga kedamaian dan kesejahteraan di Tanah Papua,” ujarnya.

Menurut Jhoni Lumbaa, olahraga domino merupakan cabang olahraga yang menjunjung kesetaraan sosial. “Dalam domino tidak ada perbedaan status sosial. Semua duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi,” katanya.

Dalam Kejurprov PORDI Papua kali ini, Pengda PORDI Kabupaten Jayapura mengirimkan 11 tim yang berasal dari hasil seleksi juara 1 hingga 8 serta tim yang lolos melalui babak play off dan turnamen eksebisi.

“Ke depan, kami berharap ada tim dari Kabupaten Jayapura yang mampu lolos dan mewakili Provinsi Papua di Kejurnas 2026,” pungkasnya. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *