JAYAPURA, Papuaterkini.com – Perayaan Natal Gabungan Tingkat Provinsi Papua Tahun 2025 berlangsung khidmat di Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Senin (15/12/2025). Ribuan umat Kristiani bersama unsur pemerintah dan masyarakat lintas elemen memadati lokasi ibadah Natal bersama tersebut.
Natal Gabungan Tingkat Provinsi Papua diawali dengan ibadah bersama mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “Melalui Kehadiran Allah dalam Keluarga, Kita Wujudkan Transformasi Papua yang Maju dan Harmonis.” Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen, Penjabat Sekda Papua Christian Sohilait, Forkopimda Papua, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh agama, paguyuban lintas nusantara, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, ASN, TNI-Polri, serta sekitar 2.000 masyarakat.
Dalam sambutan Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Matius D Fakhiri yang dibacakan Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen, disampaikan bahwa Natal merupakan peristiwa iman yang meneguhkan keyakinan umat bahwa Allah hadir di tengah dunia untuk membawa keselamatan, damai sejahtera, dan pengharapan bagi seluruh umat manusia.
“Perayaan Natal tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa karena merupakan Natal bersama pertama bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua setelah menerima amanah memimpin Provinsi Papua periode 2025–2030. Momentum ini menjadi awal untuk melangkah bersama membangun Papua yang lebih maju, adil, dan harmonis di tengah dinamika pemerintahan serta tantangan pembangunan yang terus berkembang,” ujar Aryoko.
Menurutnya, tema Natal 2025 yang diangkat dari Matius 1:21–24 menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam pembentukan iman, karakter, dan kehidupan sosial. Keluarga yang hidup dalam kasih, saling menghormati, dan takut akan Tuhan akan melahirkan pribadi-pribadi berintegritas yang menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang tangguh.
Subtema Natal, lanjutnya, menegaskan bahwa transformasi Papua harus dimulai dari penguatan nilai-nilai keluarga. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yakni Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis, melalui misi Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif.
“Pembangunan yang kita dorong bukan semata pembangunan fisik, melainkan pembangunan manusia Papua seutuhnya—sehat jasmani dan rohani, cerdas, berkarakter, serta produktif dalam kehidupan sosial ekonomi,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Papua juga menyampaikan empati dan duka mendalam kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia yang terdampak bencana alam. Natal menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam, meningkatkan kepedulian lingkungan, serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana.
Pemerintah Provinsi Papua, kata Aryoko, berkomitmen mendorong pembangunan berkelanjutan, berkeadilan, dan berwawasan lingkungan, sekaligus memperkuat harmoni sosial, persatuan, dan toleransi di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan Papua.
“Momentum Natal ini mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus mempererat persaudaraan, menjaga toleransi antarumat beragama, serta menumbuhkan empati dan kepedulian sosial. Gereja, pemerintah, adat, dan seluruh elemen masyarakat harus berjalan seiring dan saling menguatkan untuk membangun Papua sebagai tanah damai, tanah Injil, dan tanah harapan bagi generasi masa depan,” tuturnya.
Mengakhiri sambutan, atas nama Pemerintah Provinsi Papua, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal Tingkat Provinsi Papua, Yohanes Walilo, mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu singkat, yakni sekitar tiga hari. “Rencana awal Natal gabungan digelar 18 Desember, namun atas arahan Gubernur agar dilaksanakan pada Senin, 15 Desember, kami percepat. Puji Tuhan, acara hari ini berjalan luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, Natal Bersama Tingkat Provinsi Papua menjadi momentum kebersamaan umat Kristiani sekaligus wujud nyata toleransi, persatuan, dan keharmonisan masyarakat Papua. (bat)















