BIAK, Papuaterkini.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menggelar Workshop Kabupaten/Kota Sehat yang bersinergi dengan Tim Pembina Provinsi Papua, sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan daerah yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni. Kegiatan ini berlangsung di Asana Hotel Biak, Kamis (16/12/2025), dan diikuti berbagai pemangku kepentingan.
Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten II Sekretaris Daerah Biak Numfor, Otto Wanggai, menegaskan bahwa Program Kabupaten/Kota Sehat merupakan inisiatif strategis untuk menciptakan lingkungan wilayah yang sehat dan layak bagi masyarakat.
“Program ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya kolektif yang membutuhkan komitmen kuat dari seluruh elemen, baik pemerintah daerah, lintas sektor, swasta, maupun partisipasi aktif masyarakat,” ujar Otto Wanggai membacakan sambutan bupati.
Bupati menjelaskan, Pemkab Biak Numfor memiliki visi menjadi daerah yang sejahtera, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan, dengan masyarakat yang berpendidikan, sehat, dan mandiri. Oleh karena itu, sektor kesehatan menjadi salah satu program prioritas daerah.
“Fokus kami adalah peningkatan pelayanan kesehatan hingga ke tingkat distrik dan kampung,” tambahnya.
Menurutnya, workshop ini menjadi momentum strategis karena melibatkan langsung Tim Pembina Provinsi Papua, sehingga diharapkan mampu menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan merumuskan langkah-langkah konkret dalam peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan perilaku hidup sehat, serta perbaikan infrastruktur dasar yang mendukung kesehatan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Jepang, UNICEF, serta berbagai pihak lainnya yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan Biak Numfor, khususnya pada program gizi dan kesehatan. Kolaborasi multipihak dinilai sangat krusial untuk mencapai target pembangunan kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor, Daud N. Duwiri, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah elemen yang harus dipenuhi dalam mewujudkan Kabupaten/Kota Sehat. Di antaranya pemukiman dan sarana prasarana yang sehat, tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi sehat, industri dan perkantoran sehat, kawasan permukiman sehat, pertambangan sehat, hutan sehat, kehidupan masyarakat yang mandiri dan sehat, ketahanan pangan dan gizi, serta kehidupan sosial yang sehat.
“Elemen-elemen tersebut harus dipenuhi. Karena itu, kami mengumpulkan seluruh lintas OPD, stakeholder, lembaga masyarakat, pemerintah, hingga TNI/Polri untuk bersama-sama mendukung terwujudnya Kabupaten/Kota Sehat,” ujarnya.
Daud menambahkan, program Kabupaten/Kota Sehat sempat tidak berjalan selama dua tahun terakhir. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya mengaktifkan kembali program tersebut melalui dukungan penganggaran dan penguatan koordinasi lintas sektor.
“Harapannya, Kabupaten/Kota Sehat dapat kembali terwujud demi kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Biak Numfor,” pungkasnya. (un)















