Apel Perdana 2026, Gubernur Fakhiri Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja, dan Pelayanan Publik

Gubernur Papua Matius D Fakhiri bersama Wagub Aryoko Rumaropen foto bersama usai apel perdana ASN di lingkungan Pemprov Papua, Senin, 5 Januari 2026.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri memimpin apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, Senin (5/1). Apel tersebut menjadi momentum awal masuk kerja secara serentak usai libur panjang akhir tahun, sekaligus ajang konsolidasi, evaluasi, dan penguatan semangat kerja birokrasi di awal 2026.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa apel perdana bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana membangun motivasi baru, memperkuat silaturahmi, serta menyatukan langkah seluruh ASN agar bekerja lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Hari ini kita masuk kerja bersama-sama setelah libur panjang. Saya berharap apel ini memberikan motivasi baru bagi seluruh ASN, khususnya para pejabat, untuk bekerja lebih baik, lebih teliti, dan memiliki semangat memperbaiki kinerja yang tahun kemarin masih kurang,” ujar Gubernur Fakhiri.

Bangun Kebersamaan dan Semangat Baru ASN

Menurut Gubernur, apel bersama juga mencerminkan kebersamaan keluarga besar Pemerintah Provinsi Papua. Setelah masa libur dengan waktu masuk yang tidak seragam, apel perdana dimanfaatkan untuk kembali mempererat tali silaturahmi antaraparat.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat menular hingga ke kabupaten dan kota di Papua, sehingga seluruh jajaran pemerintahan memasuki tahun kerja 2026 dengan dedikasi dan etos kerja yang lebih baik.

“Tahun lalu tentu ada kekurangan. Itu harus dievaluasi secara jujur agar pada 2026 ini kinerja pemerintahan bisa meningkat secara signifikan,” katanya.

Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Dalam kesempatan itu, Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. ASN dan pejabat diminta tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat.

“ASN dan pejabat harus turun bersama-sama melayani masyarakat kecil. Pelayanan kita harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan ASN harus diimbangi dengan keberpihakan nyata kepada rakyat, termasuk dengan mendorong perputaran ekonomi masyarakat kecil.

“Belanja di mama-mama yang berjualan itu sederhana, tapi dampaknya besar untuk ekonomi rakyat,” ujarnya.

DPA Dibagikan Sejak Awal Tahun

Pada apel perdana tersebut, Pemerintah Provinsi Papua juga menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Pembagian DPA di awal tahun dimaksudkan agar setiap OPD dapat segera memetakan anggaran dan menyusun rencana kerja secara terukur.

“Anggaran harus dikerjakan sesuai program yang sudah direncanakan dan tidak boleh keluar dari ketentuan hukum,” tegas Gubernur.

Ia mengingatkan agar seluruh pekerjaan diprogramkan sejak awal sehingga tidak terjadi penumpukan kegiatan di akhir tahun anggaran.

Target Pertahankan Opini WTP

Gubernur juga menyinggung target mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah. Menurutnya, pengawasan dan perencanaan yang baik sejak awal tahun menjadi kunci menjaga prestasi tersebut.

“Mudah-mudahan tahun ini kita masih bisa mempertahankan opini WTP. Dengan pengawasan yang lebih baik, prestasi ini harus terus dijaga,” katanya.

Apresiasi Kehadiran ASN dan Komitmen Kemanusiaan

Meski hujan mengguyur sejak malam hari, tingkat kehadiran ASN pada apel perdana dinilai cukup baik. Gubernur mengapresiasi semangat dan tanggung jawab ASN di hari pertama kerja.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan komitmen kemanusiaan Pemprov Papua dengan menyalurkan bantuan Rp500 juta bagi korban kecelakaan laut di Kabupaten Kepulauan Yapen serta bantuan Rp500 juta untuk korban bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatera.

“Apa yang kami miliki, itulah yang kami bantu. Semoga dapat meringankan duka dan membantu saudara-saudara kita bangkit kembali,” ujarnya.

Harapan Awal Tahun 2026

Menutup arahannya, Gubernur berharap seluruh jajaran Pemprov Papua mampu menerjemahkan visi dan misi daerah secara konkret melalui program dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Tahun 2026 harus lebih baik dari 2025. Kita jaga prestasi, perbaiki kekurangan, dan layani masyarakat dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya. (bat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *