Satu Tahun Fakhiri-Rumaropen, Pemprov Papua Luncurkan Kartu KASIH dan JALAN

Gubernur Papua Matius D Fakhiri bersama Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen foto bersama usai peluncuran Kartu KASIH dan Kartu JALAN dalam refleksi 1 tahun kepemimpinan Mari-Yo.
banner 120x600

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua meluncurkan Kartu KASIH (Keluarga Sehat Ibu Hamil) dan Kartu JALAN (Jaminan Lansia) untuk memperluas akses pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial bagi masyarakat.

Peluncuran kedua program tersebut dilakukan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama Wakil Gubernur Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen pada malam refleksi satu tahun kepemimpinan mereka di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (12/10/2026).

Kartu KASIH dan Kartu JALAN melengkapi program unggulan Pemprov Papua yang mengusung tagline “MACE KASIH JALAN PACE”. Sebelumnya, pemerintah telah meluncurkan Kartu MACE (Mahasiswa Cerdas) dan Kartu PACE (Pelajar Cerdas) pada 12 Juni 2026.

Gubernur Matius D. Fakhiri menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, kekayaan terbesar Papua terletak pada kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda yang harus memperoleh akses pendidikan dan kesempatan yang lebih luas.

“Kartu MACE bukan sekadar transfer uang, tetapi kontrak harapan. Mahasiswa kami dampingi sampai wisuda dan kami tuntun agar lulus tepat waktu,” tegas Fakhiri dalam refleksi satu tahun kepemimpinannya.

Ia menjelaskan, keberhasilan program pendidikan tersebut tidak hanya diukur dari jumlah penerima bantuan, tetapi juga dari jumlah mahasiswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan, memperoleh pekerjaan, atau membuka lapangan kerja.

Kartu KASIH Fokus Kesehatan Ibu dan Anak

Kartu KASIH dirancang untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan anak. Pelayanan ini mencakup fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas, rumah sakit umum daerah (RSUD) kabupaten/kota, hingga RSUD tingkat provinsi.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Papua memperkuat kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung pencegahan stunting. Pemprov Papua juga berkomitmen memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi Orang Asli Papua (OAP) dari keluarga kurang mampu.

Dalam paparannya, Fakhiri menyebutkan bahwa sejak November 2025 hingga Juli 2026, RSUD Abepura telah melayani 2.624 pasien OAP dengan total 4.063 tindakan pelayanan.

Selain itu, pemerintah daerah mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menghadirkan Sekolah Rakyat di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Biak Numfor, dan Sarmi. Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak, termasuk yang tinggal di wilayah pedalaman, pesisir, dan kawasan terpencil.

Kartu JALAN Sasar 4.000 Lansia

Sementara itu, Kartu JALAN merupakan program perlindungan sosial bagi masyarakat lanjut usia (lansia). Program ini bertujuan membantu para lansia menjalani masa tua dengan lebih aman, mandiri, dan bermartabat. Bantuan Kartu JALAN diberikan dalam bentuk uang tunai yang disalurkan langsung ke rekening penerima melalui Bank Papua.

Pada 2026, program tersebut memasuki tahap percontohan atau piloting dengan sasaran sebanyak 4.000 penerima manfaat yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Provinsi Papua.

Menurut Fakhiri, Kartu KASIH dan Kartu JALAN merupakan bagian dari strategi pembangunan jangka menengah dan panjang untuk menekan angka kemiskinan, mengurangi kemiskinan ekstrem, mencegah stunting, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Pemprov Papua juga mengapresiasi dukungan Tim Penggerak PKK Provinsi Papua yang mendorong Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) bersama para kader di lapangan.

Papua Raih Penghargaan di Bidang Penanggulangan Kemiskinan

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen memaparkan sejumlah capaian pemerintah daerah selama satu tahun kepemimpinan bersama Gubernur Fakhiri.

Ia menyampaikan bahwa Provinsi Papua meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Tahun 2026. Papua disebut menempati peringkat pertama dalam kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting serta kategori Creative Financing.

Di sektor ketahanan pangan, Pemprov Papua bersama Kementerian Pertanian telah mencetak 1.000 hektare sawah baru pada 2025. Pada 2026, program tersebut diperluas dengan target yang masih perlu dirinci lebih lanjut.

Peluncuran Kartu KASIH dan Kartu JALAN menjadi bagian dari rangkaian program yang diperkenalkan Pemprov Papua dalam momentum satu tahun kepemimpinan Fakhiri-Rumaropen, dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(bat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *