Ketua Fraksi Gerindra DPR Papua, Radius Simbolon bersama anggota Fraksi Gerindra, Otniel Hindom dan Marthinus Adii foto bersama pengurus BEM Uniyap usai dialog.

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Fraksi Gerindra DPR Papua meminta kepada Pemerintah agar memperhatikan keamanan dan ketertiban kegiatan mahasiswa yang menempati Asrama Mahasiswa di Rusunawa, Waena, Kota Jayapura.

Apalagi, ketika aparat kepolisian melakukan penggeledahan di Rusunawa itu, sering mendapati kendaraan roda dua yang diduga hasil curian ada di Rusunawa.

Hal itu terungkap dalam dialog Fraksi Gerindra DPR Papua bersama BEM Universitas Yapis, Jayapura, di Ruang Banggar DPR Papua, 1 Oktober 2019.

“Ya, kami melihat Rusunawa itu, harus ditertibkan,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPR Papua, Radius Simbolon.

Dalam dialog itu, Radius Simbolon mengharapkan agar pemerintah juga dapat meredam aksi Aliansi Mahasiswa Papua (Exodus) dari perbuatan provokasi dan atau melakukan tindakan anarkis dengan mengatasnamakan Orang Asli Papua.

Selain itu, Pemerintah juga harus mengupayakan ketertiban masyarakat dari oknum-oknum intoleran yang dapat mengarahkan isu kasus Wamena menjadi konflik horizontal antar etnis.

Fraksi Gerindra juga meminta kepada pemerintah agar menjaga pesta politik baik di Kota Jayapura dari tindakan intoleran dalam beragama dan etnis.

“Kami mengharapkan kepada Pemerintah agar mengusut tuntas pelaku penyebaran berita hoax di media-media sosial yang dapat memecah belah masyarakat,” tegasnya.

Namun demikian, imbuh Radius Simbolon, Fraksi Gerindra juga mengharap Pemerintah untuk melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada mahasiswa dan generasi muda yang ada di Jayapura dan Papua agar mampu menjadi peredam konflik, bukan sebaliknya. (bat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here