Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH menandatangani prasasti peresmian gedung II DPR Papua, Mess DPR Papua dan ring road Kota Jayapura, 1 Agustus 2019.

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH meresmikan gedung baru DPR Papua ditandai dengan penandatangan prasasti bersamaan dengan peresmian Mess DPR Papua di Jalan Percetakan dan Ring Road Hamadi – Skyland Kota Jayapura, Kamis, 1 Agustus 2019.

Sekretaris DPR Papua, DR Juliana J Waromi, SE, MSi sempat melaporkan pembangunan gedung DPR Papua itu, berawal dari ide pada kepemimpinan DPR Papua beberapa periode lalu. Namun, karena beberapa alasan, keinginan itu belum dapat diwujudkan. Meski, secara riil ada ketidaknyamanan aktivitas kedewanan selama ini.

Namun, perkembangan politik di daerah, mengharuskan penataan ruang kerja yang lebih baik, sehingga dapat mengakomodir dan memberikan suasana kerja yang baik secara tenang, sehingga memungkinkan tercapainya output yang optimal.

“Untuk itu, pimpinan, anggota dan sekretaris DPR Papua bertekad dan berkomitmen untuk mewujudkan gedung baru dari gedung lama yang sudah berusia 21 tahun,” kata Juliana Waromi.

Padahal, kata Juliana Waromi, jumlah anggota DPR Papua terus berkembang, mulai dari 44 orang, kemudian 56 orang dan terakhir terkait Otonomi Khusus menjadi 69 orang anggota dewan.

Hal itu juga disetujui Gubernur Papua, Lukas Enembe untuk mengalokasikan pembangunan gedung II DPR Papua melalui APBD sejak 2016 ditandai dengan peletakan batu pertama, 21 Juli 2016.

“Selanjutnya, dianggarkan secara multiyears yakni dari tahun 2016 sampai 2019 sebesar Rp 222,648 miliar. Dengan rincian, tahap I penyelesaian pondasi dan struktur lantai 1 – 7 sebesar Rp 72,4 miliar, dikerjakan PT Waskita Karya. Tahap II penyelesaian struktur lantai 7 – 14 plus helipad dan pekerjaan arsitektur dan medical elektrikal sebesar Rp 150,192 miliar dikerjakan PT Brantas Abipraya,” katanya.

Sekwan Juliana Waromi mengatakan, jika pembangunan gedung baru DPR Papua itu, diperuntukan bagi masyarakat Papua.

“Kami peruntukkan gedung megah ini kepada masyarakatku tercinta di Tanah Papua,” imbuhnya.

Ketua DPR Papua, DR Yunus Wonda, SH, MH menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada senior anggota DPR Papua periode sebelumnya yang telah memiliki ide membangun gedung baru DPR Papua.

“Gedung dprp ditempati sekarnag sudah berusia 21 tahun. Saat itu, jumlah anggota 44 angota. Seiring perkembangan dan perubahan undang-undang khususnya UU Otsus, terjadi perubahan nomenklatur jadi DPR Papua, termasuk 11 kursi,  menjadi 56 dan kini menjadi 69 orang,” kata Yunus Wonda.

Akibatnya, kata Yunus Wonda, gedung DPR Papua terkesan tidak layak lagi, karena didesain 45 orang. Namun, kini menjadi jadi 69 orang anggota dewan, sehingga kurang optimal.

Yang jelas, Ketua DPR Papua Yunus Wonda mengatakan, jika pembangunan gedung baru DPR Papua itu, dipersembahkan kepada rakyat Papua melalui wakil-wakilnya yang duduk di DPR Papua.

“Saat ini terkesan mewah, tapi 5 – 10 tahun ke depan akan muncul gedung yang menjulang tinggi dan lebih mewah. Kami harap dapat mendorong kinerja dan semangat kerja anggota dewan,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH mengatakan, DPR Papua adalah lembaga representatif bagi rakyat Papua dan berfungsi sebagai pilar utama penggerakan pembangunan di Papua.

“Peresmian gedung baru DPR Papua ini merupakan kebanggaan tersendiri. Gedung II ini, kantor dengan konstruksi 14 lantai, diatasnya helipad. Kita masuk dengan gambar sudah ada sebelumnya. Ini merupakan keinginan cita-cita harapan yang selama ini diperjuangkan DPR Papua dari tahun ke tahun,” katanya.

Dikatakan, DPR Papua sebelumnya, mereka sudah punya keinginan membangun suatu gedung berwibawa. Tapi tidak bercapai, tapi kali ini DPR Papua 2014 – 2019, semua komitmen dan setuju.

“Jadi, meski orang sudah pergi dan meninggal dari mantan anggta dewan, tapi inilah cita-cita mereka, yang masih hidup bisa saksikan gedung modern ini, karena itu harapan mereka dan terwujud tahun ini,” imbuhnya.

Dalam peresmian gedung baru DPR Papua ini, Gubernur Enembe juga meresmikan Mess DPR Papua, jalan lingkar atau ring road Kota Jayapura, launching logo dan maskot PON serta sayembara campign PON digital. (bat)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here