Hasil Sidak di Distributor, Komisi II DPR Papua Pastikan Stok Bapok Aman

  • Whatsapp
Ketua Komisi II DPR Papua, Mega MF Nikijuluw, SH bersama anggota mendengar penjelasan Manager Supermarket Saga Mall Abepura, Haris Manuputty terkait ketersediaan stok bapok, Jumat, 15 Mei 2020.

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Komisi II DPR Papua bersama mitra melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua distributor bahan kebutuhan pokok dan pusat perbelanjaan untuk memastikan ketersediaan komuditas itu menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Sidak dipimpin Ketua Komisi II DPR Papua, Mega MF Nikijuluw, SH yang didampingi anggotanya, Mustakim HR, Danton Giban, Darwis Massie, Petrus Pigai, Danton Giban, Siti Susanti, Nikius Bugiangge dan Orgenes Kaway beserta staf ahli Komisi II Saryati Bei itu.

Sidak diawali di gudang CV Maju Makmur yang berada di Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura untuk melihat langsung ketersediaan bahan kebutuhan pokok, terutama beras, gula pasir, minyak goreng dan lainnya.

Selanjutnya, sidak dilakukan di gudang CV Multi Mandiri untuk melihat ketersediaan stok bapok. Stok beras memang menipis saat ini, namun CV Multi Mandiri sudah mendatangkan sebanyak 8 kontainer beras dan 4 kontainer gula pasir sehingga cukup untuk mengantisipasi hari raya atau bertahan 1 bulan ke depan.

Begitu juga saat sidak di Saga Mall Abepura, ketersediaan bapok relatif terjaga. “Untuk beras ini, harga relatif stabil. Permintaan banyak untuk keperluan bansos,” kata Haris Manuputty, Manager Saga Supermarket Abepura.

Haris mengatakan, mestinya peran Perum Bulog harus masuk mengintervensi pasar untuk bantuan sosial. Sebab, jika Perum Bulog tidak masuk, maka beras premium akan tersedot untuk kebutuhan bantuan sosial, sehingga masyarakat umum kesulitan mendapatkan beras premium.

Selain itu, lanjut Haris,  pada minggu pertama pandemi Covid-19, mie instan dan minyak goreng kemasan sempat mengalami kelangkaan, hingga minggu ini belum stabil.

“Sementara ini, mie instan dan minyak goreng ini mulai masuk. Gula pasir stok kita ada. Bulog belum bisa bagi ke tempat ritel dengan pasar tradisional, karena masih terbatas. Bulog punya harga Rp 12,5 ribu/kg, sedangkan kami pengusaha masih membeli di Jakarta dan Surabaya seharga Rp 15 ribu – Rp 16 ribu, sehingga masih dijual Rp 17 ribu,” katanya.

Untuk pengiriman gula pasir berikut, kata Haris, bisa dijual Rp 13,5 ribu/kg, lantaran dibeli dengan harga Rp 12,5 ribu. “Harapan kami, Bulog bisa membantu kami. Jika Bulog bisa membantu kami, kami bisa menjual gula pasir Rp 12,5 ribu. Itu harapan kami,” ujarnya.

Sedangkan, komiditas bawang putih justru mengalami penurunan dan kini dijual Rp 40 ribu/kg. “Kalau di pasar masih Rp 45 ribu. Sedangkan bawang merah Rp 65 ribu/kg dan kami akan tunggu masuk dan dijual lebih murah. Sedangkan, cabe lokal Rp 120 ribu/kg,” ungkapnya.

Yang jelas, imbuh Haris, untuk menghadapi kebutuhan hari raya Idul Fitri, sudah siap stoknya termasuk ayam beku dan daging beku dan tidak ada kenaikan harga. Dimana ayam beku Rp 32,5 ribu/kg yang justru turun harga dari Rp 34 ribu/kg sebelumnya. Begitu juga daging sapi mengalami penurun harga.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR Papua Mega MF Nikijuluw, SH mengatakan, jika pihaknya bersama mitra turun ke distributor untuk melihat ketersediaan pangan menjelang hari raya Idul Fitri.

“Dari hasil sidak tersebut ketersedian bahan pokok kita masih sangat cukup, hanya saja kita masih kekurangan gula, tetapi masyarakat tidak usah khawatir karena 1 minggu ke depan ketersedian gula sudah ada,” kata Mega Nikijuluw, usai sidak.

Dikatakan, dimasa pendemi Covid-19 ini, kebutuhan sembako tetap tersedia untuk 2 bulan ke depan, sehingga ia berharap distributor tetap mempertahankan harga barang sehingga masyarakat tidak mengeluh dengan adanya kenaikan harga barang.

“Masyarakat jangan panik soal ketesediaan bahan pangan. Bahan pangan kita tetap ada dan stoknya aman. Jadi, jangan belanja sebanyak-banyaknya, tetapi sesuai kebutuhan sehingga yang lain bisa kebagian,” imbuhnya. (bat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *