Hearing Bersama Warga Pasar Lama Sentani, Komisi II DPR Papua Terima Banyak Keluhan

  • Whatsapp
Komisi II DPR Papua dalam kegiatan hearing dengan warga Pasar Lama Sentani di salah satu ruang sekolah, baru-baru ini.

SENTANI, Papuaterkini.com – Komisi II DPR Papua banyak menerima keluhan dalam kegiatan hearing dialog bersama warga Pasar Lama, Sentani, Kabupaten Jayapura, baru-baru ini.

Seperti disampaikan Yunan, salah seorang warga yang mengakui belum mendapatkan bantuan dari dinas manapun untuk mendukung ekonomi masyarakat lemah di daerahnya.

“Saat ini masyarakat banyak berusaha dan berjualan di pasar, tapi kemungkinan ke depan akan mengalami kesulitan karena daya beli turun,” katanya.

Fatma, warga lainnya juga mengakui kesulitannya terkait kegiatan pembatasan waktu dalam berjualan karena Covid-19 yang menyebabkan barang dagangan seringkali tidak habis terjual.

“Pada besok hari barang dagangan menjadi rusak, terutama kue dan roti yang telah dibuat dengan susah payah,” katanya.

 Nurdin, salah seorang warga bahwa maraknya penjualan tanah yang dilakukan ondoafi atau masyarakat di Papua tanpa memikirkan nasib anak dan cucu ke depan.

“Mohon pemerintah memberikan perhatian supaya dapat memperhatikan batas-batas tanah ulayat,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR Papua, Nikius Bugiangge mengatakan jika Komisi II DPR Papua bertemu dengan masyarakat untuk melihat lebih dekat keadaan masyarakat dalam upaya memenuhi dan meningkatkan ekonominya sehari-hari, terutama selama masa Covid-19.

“Kami akan menampung semua aspirasi dan akan dibahas dalam rapat inerten komisi. Ada banyak hal yang kami rasakan belum terealisasi, terutama perhatian pada bidang kehidupan yang menyentuh langsung seperti pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” katanya.

Padahal, katanya, banyak potensi ekonomi di Papua tapi belum ditangani dan diberi perhatian serius oleh pemerintah, sehingga Komisi II DPR Papua berusaha melalui pembahasan bersama eksekutif agar kebutuhan mendasar bagi rakyat Papua harus menjadi prioritas utama. (bat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *