Isi Kekosongan Jabatan Wagub, Alfred Anouw Berharap Partai Koalisi Cepat Usulkan Dua Nama

  • Whatsapp
Sekretaris Fraksi Gabungan II Bangun Papua, DPR Papua, Alfred F Anouw, SIP. (Foto: Rambat)

JAYAPURA, Papuaterkini.com – Untuk mengisi kekosongan jabatan Wakil Gubernur Papua, setelah meninggalnya alm Klemen Tinal di Jakarta, 21 Mei 2021 lalu, tampaknya harus segera diisi. Apalagi, Gubernur Papua, Lukas Enembe mengisyaratkan partai koalisi agar cepat mencari pendampingnya tersebut.

“Ya, kami harapkan Partai Koalisi Papua Bangkit Jilid II untuk segera dan cepat menyodorkan dua nama calon Wakil Gubernur Papua, pengganti bapak alm Klemen Tinal,” kata Sekretaris Fraksi Gabungan II Bangun Papua DPR Papua, Alfred F Anouw, SIP usai mengikuti rapat paripurna pengumuman usul pemberhentian Wakil Gubernur Papua, Selasa, 13 Juli 2021.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, hal itu sesuai dengan UU Nomor 10 Tahun 2016 pasal 176 ayat (2) dan UU Pilkada bahwa partai politik atau gabungan partai politik pengusung mengusulkan 2 (dua) orang calon wakil gubernur, wakil bupati, dan wakil wali kota kepada DPRD melalui gubernur, bupati, atau walikota, untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD.

Alfred Anouw menyarankan kepada Partai Koalisi Papua Bangkit Jilid II untuk tidak telat dalam mengirimkan nama calon Wakil Gubernur Papua tersebut.

“Saya juga menyarankan jangan sampai Tim Koalisi Papua Bangkit Jilid II telat mengirim nama-namanya tersebut.  Sebab, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Kabupaten, dan Kota (tautan: PP Nomor 12 Tahun 2018), yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 12 April 2018, juga mengatur tentang tata cara pengisian kekosongan jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah,” katanya.

Menurut PP ini, lanjut Alfred Anouw, salah satu tugas dan wewenang DPRD provinsi, kabupaten dan kota adalah memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah atau wakil kepala daerah dalam hal terjadi kekosongan untuk sisa masa jabatan lebih dari 18 (delapan belas) bulan.

“Saya berharap agar Partai Koalisi dapat segera menentukan dua nama calon Wagub Papua secara cepat dan bijak, sehingga tidak terjadi tarik ulur sehingga memakan waktu yang lama,” ujarnya.

Alfred Anouw mengatakan jika pengisian kekosongan jabatan Wakil Gubernur Papua itu, sangat penting. Sebab, saat ini di pemerintahan Pemprov Papua, Gubernur Papua, Lukas Enembe juga sangat membutuhkan pendamping nya, bahkan meminta secepatnya diproses, sehingga ia sangat mengharapkan agar dipercepat prosesnya. (bat)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *