KKP Akan Dorong Industri Perikanan di Biak, Menteri Sakti Trenggono Siap Bantu Datangkan Investor

  • Whatsapp
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono bersama Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, SSi, MPd.

BIAK, Papuaterkini.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan keseriusannya dalam mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam menggenjot percepatan pengelolaan sektor perikanan.

Mulai dari sektor pembangunan sarana dan prasana pendukung, hingga pengelolaan akan siap diback up oleh Kementerian Keluatan dan Perikanan.

Menteri Sakti Tenggono yang memilih bermalam di Biak bersama sejumlah jajarannya (Dirjen dan Deputi) menyatakan, langkah-langkah konkrit harus dilakukan mulai tahun 2022 mendatang, mulai dari pembangunan sarana dan prasana pendukung, yang kini diambil oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Bahkan, menurut Mentri Sakti, bahwa mulai tahun 2022, pekerjaan dan terobosan-terobosan dalam membangun sektor perikanan harus di mulai.

Tak hanya itu, Menteri Sakti juga mengatakan bahwa pihak siap akan mendukung dengan serius percepatan pembangunan di bidang perikanan sehingga perekonomian di Kabupaten Biak Numfor lebih baik ke depan.

“Industri Perikanan harus didirikan di Biak, dikelola di Biak, di ekspor dari Biak. Tidak boleh ada kapal yang datang ambil ikan, lalu langsung dibawa dari Biak. Ini penting supaya pertumbuhan ekonomi di Biak Numfor lebih baik, masyarakat sejahtera dan nelayan-nelayan lokal tetap diberdayakan,” kata Menteri Sakti Trenggono ketika diminta kesediannya oleh Bupati Herry Ario Naap, SSi, MPd menyampaikan sepatah dua kata di jamuan makan malam, di Paray, Selasa, 5 Oktober 2021, malam.

Dalam kesempatan itu, Sakti Trenggono juga menegaskan bahwa dalam pengembangan sektor perikanan kedepan nelayan tradisional harus diberdayakan, termasuk memperhatikan peningkatan SDM pendidikan dan kesehatan.

“Saya inginkan awal tahun 2022 kita sudah melakukan aksi awal, kita harus mulai bekerja. Pelabuhan Perikanan Terintegrasi mulai dibangun. Saya juga akan bantu untuk mendatangkan investor, kalau perlu kita bawa dari luar negeri,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, SSi, MPd didepan Menteri KP mengatakan bahwa upaya yang dilakukan pihaknya dengan terus membangun komunikasi dengan semua pihak pada dasarnya bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan sektor perikanan, secara khusus akan mengembalikan kejayaan sektor perikanan yang pernah dikelola dengan sebuah industry di Biak melalui PT. Biak Mina Jaya.

“Ke depannya tentunya kami berupaya akan mengembalikan kejayaan pengelolaan sektor perikanan di Biak, dukungan Bapak Menteri KP dan Menko Marves serta menteri terkait tentunya sangat kami harapkan, dan atas perhatiannya datang langsung ke Biak saya atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Biak Numfor menyampaikan ucapan terima kasih,” ucap Bupati didepan Menteri KP serta jajaran undangan lainnya pada acara makan malam bersama, di Paraya.

Siangnya, Menteri Sakti diagendakan akan mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan melihat langsung dari dekat sejumlah infrastruktur penunjang sektor perikanan.

Tak hanya itu, juga akan melihat beberapa lokasi yang akan dijadikan alternatif Pelabuhan Perikanan Terintegrasi bertaraf internasional yang rencananya akan dibangun tahun 2022.

Adapun lokasi yang akan dikunjungi itu diantaranya, kawasan-kawasan untuk pengembangan sarana dan prasana sektor periakanan, fasilitas kargo Bandara Frans Kaisiepo Biak, peninjauan Pelabuhan Umum Biak, KSOP Biak dan PT. Pelindo IV, Peninjauan Pelabuhan BMS, Peninjauan fasilitas Sentra Kawasan Perikanan Terpadu (SKPT) dan sejumlah agenda lainnya. (*/bat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *